Header Ads

  • Breaking News

    PEMKOT MATARAM SERAHKAN KARTU NELAYAN KE SEJUMLAH NELAYAN DI KOTA MATARAM


    MATARAM,SEPUTARNTB. Pemerintah Mataram Berikan Kartu Nelayan dan bantuan mesin kapal dan samapan kepada para nelayan asal Kota Mataram pada Jumat (12/05/17) di Eks Pelabuhan Ampenan.Dan  diserahkan langsung oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh, yang dirangkai dengan pembayaran klaim asuransi nelayan oleh perwakilan dari Pt. Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo). 

    Acara yang diinisiasi oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Mataram tersebut selain dihadiri oleh para nelayan tampak juga perwakilan dari anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mataram, perwakilan dari PT. Jasindo Cabang Kota Mataram, dan jajaran pimpinan OPD Lingkup Kota Mataram.

    Walli Kota Mataram,H. Ahyar Abduh dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah Kota Mataram memberi perhatian yang cukup tinggi bagi masyarakat pesisir Kota Mataram untuk mengentaskan masyarakat pesisir yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dari kemiskinan. Perhatian yang diimplementasikan dalam bentuk program-program kerja tersebut, walaupun sampai saat ini belum dapat dipenuhi keseluruhan karena keterbatasan anggaran akan terus didorong dan diupayakan sehingga dapat diwujudkan. Termasuk diantaranya pembangunan infrastruktur sepanjang pantai yang masih belum dapat direalisasikan, dan program-program jangka panjang dan menengah lainnya yang dihajatkan bagi masyarakat pesisir nantinya agar tidak  bergantung pada profesi nelayan saja. “Ampenan dan masyarakat pesisir jadi obsesi saya dari dulu”, ucapnya.

    Terkait dengan asuransi bagi nelayan,ia  menyayangkan nelayan yang tampak angin-anginan pada saat menerima sosialisasi. Padahal manfaat dari asuransi yang ditawarkan cukup besar, dan memiliki jaminan kepastian. Jumlah nelayan di Kota Mataram yang mencapai 1.446 orang, 1.354 orang telah memiliki Kartu Nelayan, dan baru 638 diantaranya yang telah memiliki Kartu Asuransi Nelayan. Untuk kekurangan yang ada, Wali Kota akan mencoba mengurus ke kementerian terkait agar semua nelayan yang ada di Mataram memilikubasuransi.

    "Kalau belum bisa nanti akan diantisipasi dengan anggaran dari APBD.Untuk sementara pemerintah yang bayarkan,"ungkapnya.

    Dalam kesempatan yang sama,Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Mataram,Hj.Baiq Sujihartini menyampaikan, kepemilikan Kartu Nelayan menjadi halnyang perlu diperhatikan oleh para nelayan di Mataram.Selain untuk memperileh bantuan dari pemerintah sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku juga menjamin kegiatan nelayan yang lebih baik karena adanya jaminan atas resiko yang bisa saja dialaminya saat bekerja. Dengan kegiatan ini diharapkan memberikan kesadaran bagi para nelayan untuk dapat memilik Kartu Nelayan dan Kartu Asuransi Nelayan sehingga merasa lebih tenang saat menjalani profesinya.

    Premi asuransi yang dapat diklaim oleh pemilik Kartu Asuransi Nelayan sebesar 200 juta rupiah apabila nelayan yang bersangkuta mengalami kecelakaan saat bekerja hingga mengakibatkan kematian. Apabila nelayan meninggal pada saat tidak melaut,premi yang dapat diklaim sekitar 160 juta rupiah. Untuk santuna kecelakaan cacat permanen sebesar 100 juta rupiah,dan pengobatan maksimal 20 juta rupiah. Pada saat kegiatan tersebut klaim asuransi diberikan kepadan Alm.Munzir yang diterima oleh ahli waris sebesar 160 juta rupiah dan santunan asuransi berupa biaya pengobatan bagi kecelakaan bagi nelayan bernama Slamet Riadi sebesar Rp. 672.750. 


    (ft/hms) 

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad