Header Ads

  • Breaking News

    Pesawat Rinjani Air Jatuh Dibandara Lombok

    Foto pesawat yang tergelincir
    LOTENG, SEPUTARNTB. Pesawat Rinjani Air, tipe Airbus 320-200 PK-LIA dengan nomor penerbangan LOP091 dari Kuala Lumpur menuju Praya Lombok Tengah,  jatuh menabrak pagar perimeter utara Runway 31 saat mendarat di Bandara  Lombok Internasional Airport (LIA) Praya, kamis (18/8). 

    Informasi yang dihimpun , Pesawat yang mengangkut 137 penumpang dan 7 orang keru  tersebut melewati titik pendaratan karena kecepatan angin yang tinggi. Melihat hal tersebut, pilot memutuskan untuk membatalkan pendaratan. Akan tetapi, ketika hendak meningkatkan kecepatan, tiba-tiba saja mesin nomor 1 (sebelah kiri) Rinjani Air mati sehingga mengakibatkan pesawat oleng ke kiri dan jatuh menabrak pagar perimeter, tepatnya pada gridmap D15 di Bandara Internasional Lombok Praya. 

    Melihat kejadian tersebut, petugas Air Traffic Control (ATC) segera menyalakan crash bell dan menginformasikan petugas watchroom. General Manager Bandara Internasional Lombok Praya segera mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC). Petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) langsung menuju lokasi kecelakaan, memadamkan api, dan mengevakuasi korban. Dari investigasi, kejadian tersebut mengakibatkan korban 48 orang meninggal, 27 orang luka berat, dan 32 orang luka ringan. Unit Customer Service melakukan penanganan penumpang di lokasi greeters-meeters. Dalam waktu bersamaan, 

    "Kejadian tersebut merupakan bagian dari skenario Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) Dirgantara Raharja ke-91 yang dilaksanakan di Bandara LIA  Praya,"ungkap General Manajar PT.Angkasa Pura I Lombok I Gusti Ngurah Ardita.

    Dijelaskan, dalam latihan yang melibatkan sedikitnya 700 personel yang terdiri dari Airport Emergency Committee dan Airport Security Committee dan pihak terkait itu dilaksanakn dalam tiga tahap yakni  latihan yang berkaitan dengan kecelakaan pesawat terbang, latihan terkait penanganan bom dan ancaman keselamatan penerbangan, latihan terkait penanganan kebakaran gedung, dan latihan terkait kebakaran pushback car ,"jelasnya (Ade)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad