Header Ads

  • Breaking News

    PMI LOBAR GELAR DONOR DARAH DI KANTOR HUMAS

    LOBAR,SEPUTARNTB. Palang Merah Indonesia Lombok Barat (PMI Lobar) itu dilaksanakan adakan acara donor darah di Ruang Media Center Bagian  Humas dan  protokol Setda Kabupaten Lombok Barat  sejak pukul 16.00 hari ini (Sabtu, 20/05). Diikuti oleh 

    Beberapa relawan PMI Lobar nampak sibuk melayani kerelaan para pendonor untuk diambil darahnya yang juga diikuti oleh  umat Budha yang mengikuti acara Dharmashanti di Becingah Agung.

    Wahjono (48 tahun) adalah salah seorang pendonor aktif yang dalam kesempatan Dharmashanti Umat Budha tahun 2017 ini tergerak untuk mendatangkan teknisi PMI lobar agar para umat juga terpanggil untuk berbuat demi kemanusiaan. 

    Pria asli Kota Malang Jawa Timur,  di sela-sela aktivitasnya sebagai Magabudhi juga merupakan pendonor darah yang sangat aktif. Sebelum berpindah domisili ke Mataram 14 tahun lalu, pria ini mencatat lebih dari 50 kali melakukan donor darah di Malang. Di Lombok sendiri, sejak tahun 2002 ia telah mendonor lebih dari 70 kali. "rata-rata 5 kali dalam setahun," hitungnya.

    Ia mengaku merasa tidak sehat bila dalam 2 bulan 10 hari tidak mendonor. "mendonor darah itu bikin orang sehat. Saya kalau sudah donor, pusing saya hilang," aku pria chinese berkaca mata ini. 

    Pria ramah ini pun menuturkan, setiap ada kesempatan berkumpul untul kegiatan sosial maupun keagamaan, kerap mengajak masyarakat untuk menyumbangkan darahnya. "darah kita sangat bermanfaat untuk kemanusiaan," ujarnya sambil bercerita tentang banyak warga masyarakat yang kurang peduli soal ini. 

    PMI Lobar sendiri sangat menyambut antusias inisiatif para relawan donor ini. Ahmad Fauzan, salah seorang staff IT memastikan jadwal donor darah di organisasi yang dipimpin oleh H. Fauzan Khalid ini untuk bulan ini sangat padat. Hal ini demi menyikapi kebutuhan darah dalam menyuplai kebutuhan semua rumah sakit dan puskesmas yang ada di Lobar dan Mataram. 

    Teknisi IT ini menuturkan jenis darah yang paling terbatas yang mereka bisa dapatkan dalam setiap donor. "golongan AB itu limited edition,  baru ke A, B, dan yang cukup banyak adalah golongan O," papar  Ahmad Fauzan dengan didampingi oleh Maulida Rizki, staff PMI Lobar.

    Kiki, panggilan staff tetap PMI ini mengaku tidak diberikan target jumlah kantong yang bisa mereka peroleh. "berapapun  dapatnya, yang penting masyarakat kita mau mendonor," ujarnya. 

    Dari pantauan sepanjang kegiatan berlangsung, ia optimis bisa mengumpulkan paling sedikit 10 kantong dari para pendonor. (ft/hms)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad