Header Ads

  • Breaking News

    Pondok Pesantren Membentuk Generasi Berahlak Dan Sholeh

    TGH Nasrudin Muhdi dan H.Fauzan Khalid ( kiri-kanan)      
    LOBAR,SEPUTARNTB. Bupati Lombok Barat,H. Fauzan Khalid hadiri acara Haul Syeikh Abdul Qadir Jaelani dan TGH Moh. Saleh Hambali di Ponpes Ma’arif Qomarul Huda Desa Buwun Sejati Kecamatan Narmada ,(Senin,15/5). Haul tersebut dirangkai dengan peringatan hari lahir (Harlah) ke 17 Ponpes yang dipimpin TGH Nasrudin Muhdi itu.

    Kepada segenap jamaah yang hadir, Bupati Fauzan berpesan agar menjadikan Haul dan Harlah sebagai momentum refleksi sejauhmana para jamaah telah berkontribusi untuk pondok pesantrennya. 

    ”Haul ini juga kita jadikan sebagai pelajaran  untuk mengingat perjuangan para pendahulu dan kita sebagai penerus wajib melanjutkannya," ujarnya.

    Terkait pembangunan di Lobar, Bupati Fauzan menjelaskan, tahun ini Pemkab Lobar akan membangun ulang 4 titik jalan jika APBD mencukupi. Jalan yang akan dibangun adalah jalur Gunungsari-Meninting, jalur Rumah sakit jiwa ke timur arah Lingsar, Narmada- Sesaot dan terakhir di Kecamatan Labuapi. 

    “Jalan Narmada Sesaot karena membutuhkan anggaran cukup besar maka akan menjadi prioritas di tahun 2018," janjinya.

    Sementara itu Wakil Gubernur NTB,H. Moh. Amin yang hadir dalam kesempatan itu menyampaikan, peran ponpes sangat membantu pemerintah dalam mengembangkan pendidikan agama lewat dakwah, untuk itu ia berharap agar setiap momentum seperti harlah bisa memotivasi masyarakat untuk bersemangat dalam mengembangkan pendidikan.

    "Saya berharap juga masyarakat NTB bisa menjaga kondusifitas, lebih-lebih sebentar lagi bulan puasa,” ujar Mantan Ketua DPRD Sumbawa itu.

    Pendiri Ponpes Ma’arif Qomarul Huda, TGH. Nasrudin Muhdi dalam tausiahnya mengajak seluruh masyarakat dan jama'ah agar menitip anaknya di pondok-pondok pesantren. TGH Nasrudin yakin, di pondoklah tempat mendidik anak yang mampu mengubah generasi yang berakhlak dan membangun mental yang soleh untuk kemajuan bangsa dan negara.

    “Para tuan guru sangat mengkhawatirkan generasi yang akan datang. Untuk itu
    pondok pesantren merupakan benteng terakhir untuk membentuk manusia yang berahlak,”  ujarnya.

    Tampak dalam acara itu hadir juga sejumlah tokoh agama dan masyarakat,diantaranya TGH.Turmuzi Badaruddin-Bagu, Pimpinan wilayah NU NTB TGH. Taqiudin Mansyur, Anggota DPD RI Lalu Suhaimi Ismy,  Mantan Bupati KSB KH.Zulkifli Muhadi, H.L.Mujitahid, Ketua Baznas NTB TGH. Munajib Kholid, pejabat Korem, Kodim, Kapolda, dan Kapolsek Narmada .(ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad