Header Ads

  • Breaking News

    Sekotong Lestarikan Permainan Tradisional "Begasingan"

    LOBAR, SEPUTARNTB. Permainan tradisional begasingan yang menjadi budaya Sasak Lombok,Permainan tertua warga lombok ini kini nyaris punah. Untuk mempertahankan dan melestarikan permainan tradisional , pemuda telaga lebur sekotong pun mengadakan perlombaan gangsing antar dusun. Bahkan pesertanya berasal dari beberapa desa yang ada di wilayah Sekotong.

    Lomba begangsing yang dimulai Senin sore 15/4 kemarin itu diikuti oleh 18 klub komunitas gangsing di Sekotong. Per klub beranggotakan 8 orang sehingga total peserta mencapai 150-200 orang terdiri dari anak-anak, remaja hingga dewasa.

    Hari pertama lomba ini dibuka antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan masyarakat yang menonton datang dari luar desa. Mereka berkumpul di pelataran halaman SD 2 Sekotong tengah tempat digelarnya lomba.

    Menurut M Rasid lomba ini diadakan sebagai bentuk kesadaran pemuda dan masyarakat setempat terkait pentingnya melestarikan permainan gasing. Sebab disadarinya permainan ini mulai tergerus permainan modern. 

    "ini upaya dan cara kami pemuda Sekotong khususnya di telah lebur melestarikan permainan tradisional gangsing ini. Kalau bukan kita siapa lagi yang melestarikan nya,"j elas sekdes Sekotong tengah ini. Disamping itu lomba ini untuk memjalin tali silaturahmi dan memupuk persatuan di desa.

    Kades sekotong tengah L Sarapudin menyatakan bahwa kegiatan semacam ini akan terus diadakan karena dinilai sangat positif. 

    Selain kegiatan permainan semacam ini pihaknya juga telah menganggarkan untuk lomba lain seperti presean. Pihaknya juga bakal menggelar muasabakah tilawatil qur'an (MTQ) tingkat desa. "ini untuk terus memperat silaturahmi dan persatuan di desa,jelasnya. 




    ( ca )

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad