Header Ads

  • Breaking News

    Kejaksaan Dalami Dugaan Kasus Korupsi Perusda Loteng Bersatu

    Foto Kasi Pidsus Kejari Loteng Hasan Basri
    LOTENG, SEPUTARNTB. Kejaksaan Negeri (Kajari ) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) terus melakukan peyidikan terhadap kasus dugaan korupsi  Perusahaan Daerah  (Perusda) Lombok Tengah Bersatu. Jumat (1/6), Kajari Loteng melakukan pemanggilan dan  pemeriksaan  terhadap Sekda Loteng H.M.Nursiah. 

    "Beliau kita periksa terkait kasus dugaan kasus korupsi Perusda Loteng Bersatu,"ungkap Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Praya Lombok Tengah, Hasan Basri usai melakukan pemeriksaan. 

    Dijelaskan, pemeriksaan terhadap Sekda Loteng itu merupakan pemeriksaan yang pertama, setelah kasus ini dinaikan statusnya menjadi tahap penyidik. Dari keterangan sekda dalam pemeriksaan yang dilakukan sekitar 2 jam tersebut.  Intinya pak sekda tidak mengetahui detil  tentang pengelolaan uang Rp 1 M, dan  pembelian mesin bata ringan tersebut. 

    "Setelah bermasalah, baru beliau tahu, kalo itu di pihak ketigakaan,"ungkapnya

    Dalam dugaan kasus adanya indikasi kerugian negara dalam perusda Loteng bersatu itu ,  pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Direksi, Komisaris Perusda Loteng Bersatu, dan sejumlah notaris yang terkait dalam persoalan tersebut.  Sehingga total saksi yang di periksa dalam kasus ini sekitar 10 saksi termasuk pak sekda. 

    "Kalo pemeriksaan bupati menyusul, karena beliau komisaris utama dalam perusda tersebut," ujarnya

    "Untuk tersangka belum bisa kita tentukan.  Akan tetapi, calon  tersangka pasti ada, dan kita sedang bidik t siapa yang bertanggung jawab,"sambungya hasan


    (Ae)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad