Header Ads

  • Breaking News

    Kemenpar Fokus Promosikan KEK Mandalika


    Lombok Tengah, Seputar NTB,- Menurutnya, Kementrian Pariwisata bersama kementrian terkait, para Gubernur pada 10 destinasi pariwisata prioritas, Bupati/Walikota terkait termasuk Lombok Tengah telah melakukan rapat dengan presiden beberapa waktu lalu dengan titik penekanannya adalah agar fokus pada perbaikan 10 destinasi prioritas pariwisata dengan mendukung dan memperkuat kebijakan, program dan kegiatan yang diperlukan sehingga benar-benar terlihat perubahannya; 

    Beberapa hal yang harus dibenahi menurut Mentri adalah, kelembagaan pengelola, infrastruktur (termasuk jalan, pelabuhan dan bandara, ketersediaan listrik, bahan bakar minyak, air bersih), manajemen promosi daerah, ketersediaan fasilitas umum, penataan pedagang, penataan lingkungan, serta penerimaan masyarakat.

    Menteri Perhubungan agar memberikan dukungan infrastruktur transportasi terutama perpanjangan landasan pacu bandara, pembangunan infrastruktur pelabuhan serta memberikan izin kepada maskapai penerbangan luar negeri yang ingin mendapatkan penerbangan langsung ke berbagai kota di Indonesia sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar mendukung dengan pembangunan jalan tol dan jalan umum, serta penyediaan infrastruktur air bersih.

    Menteri BUMN, Menteri Keuangan dan Menteri Pariwisata agar mengusahakan sumber pembiayaan, seperti PMN, untuk pengembangan infrastruktur kawasan Mandalika dan menata kelembagaan korporasi pengelolaan kawasan wisata Mandalika.

    Selanjutnya Menteri BUMN dan Menteri Pariwisata agar mendorong BUMN, seperti Indonesia Tourism Development Cooperation (ITDC), sebagai induk pengembangan kawasan-kawasan wisata lainnya sehingga dapat mempercepat pengembangan destinasi pariwisata. 

    “dalam rapat kami itu seperti mengenai penggunaan sebagaian anggaran promosi yang besar untuk perbaikan produk destinasi pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia menjadi masukan bagi kami untuk membenahi sistim pengembangan promosi pariwisata yang lebih baik, dan kami berharap sistim promosi desa wiwata seperti Setanggor juga bisa lebih baik lagi” ungkapnya saat berkunjung ke Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat Jumat 17/11.

    Terkait dengan Desa Wisata Setanggor, Mentri Pariwisata RI DR Ir Arief Yahya, MSC mengatakan dirinya rela datang ke desa yang berada di selatan Lombok Tengah itu atas suruhan Presiden Joko Widodo.Presiden menurut Mentri meminta agar pengembangan pariwisata itu harus dilakukan dengan serius.
     Menurut Mentri desa wisata terbaik di Indonesia adalah desa Stanggor.  "Setelah saya cari di youtube stanggorlah yang paling baik" kata Mantri saat mengunjungi Desa Stanggor Kecamatan Praya Barat.

    Menurut Mentri, masalah kebudayaan adalah investasi dan investasi akan mendapatkan return.   Untuk mempromosikan desa wisata dengan spot spotnya maka harus semenarik mungkin dikemas sehingga nanti meski dipoto siang, pagi dan malam akan tetap menarik.tanpa itu maka wisatawan tidak akan berkunjung.

    Masalah harga tidak jadi persoalan karena masih dibawah 30 dolar yakni 300 per pack one day, one trip one night. Untuk itu pelayanan harus benar benar baik karena itu masalah bahasa harus dikuasai sebab Indonesia ini kurang dapat bersaing dengan negara luar karena masalah bahasa. Untuk itu harus dilakukan pelatihan terhadap bahasa. Mentri kemudian meminta agar pengembangan kemampuan bahasa inggris bagi penduduk di desa Stanggor harus terus dikembangkan sehingga nanti terbangun komunikasi yang baik antara penduduk dengan wisatawan.
      
    Sebelumnya Deputi Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata Dadang Rizki Ratman saat menghadiri stakeholder meeting peningkatan kualitas pengelolaan destinasi pariwisata kawasan Mandalika dan sekitarnya di Dpraya Hotel  belum lama ini mengatakan ada 3 hal yang harus dijaga kualitasnya diantaranya kualitas produk, dalam hal ini menyangkut sarana prasarana hotel, restauran termasuk lahan parkir yang luas.

    Selain itu kata Dadang, Layanan harus berkualitas dalam hal ini menyangkut sumberdaya manusianya, fasilitas layanan digital, layanan internet maupun pelayanan lainnya, dan ketiga adalah manajemen atau pengelolaanya harus berkualitas. “jika ini sudah kita lakukan dengan baik, maka industri pariwisata akan maju dan berkembang pesat” jelasnya.

    Yang terpenting dalam hal ini adalah bagaimana mengenal karakteristik wisatawan itu sendiri sebab jika sudah dikenal maka promosi tidak akan terlalu sulit. Masalah harga juga sangat penting dalam menjaga kepercayaan wisatawan, diharapkan agar harga barang dan harga kamar jangan terlalu mahal sebab akan menjadi pembicaraan atau omongan yang berakibat menurunnya kepercayaan ataupun animo wisatawan itu sendiri.

    Dadang berpesan agar menjaga kekompakan dari semua elemen masyarakat, pelaku pariwisata dan aparatur pemerintah daerah. Antara pemerintah dengan pelaku pariwisata dan masyarakat selaku penerima manfaat dari pariwisata itu harus saling bersinergi dalam memajukan pariwisata. Pemerintah tanpa dukungan pelaku pariwisata maka tidak akan pernah maju dan berkembang, sebaliknya pelaku pariwisata tanpa pemerintah juga tikdak akan oernah maju usahanya. Begitupula dengan masyarakat, harus memberikan dukungan penuh kepada pemerintah dalam rangka memajukan industrui pariwisata di Lombok Tengah.

    Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah H.L.Putria mengatakan pemerintah daerah terus berupaya mengembangkan destinasi parwisiata baik di wilayah utara maupun diwilayah selatan.

    Saat ini pemerintah sudah menetapkan Lombok Tengah menjadi salah satu kawasan pariwisata terpadu yang harus dikembangkan. Oleh karena itu pemeda Loteng terus berupaya meningkatkan kuwalitas layanan pariwisata dan kuwantitas hotel dan restauran untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. “Saat ini kepercayaan wisatawan sudah mulai meningkat, hal itu kita buktikan melalui peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Lombok Tengah” terangnya.(LA)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad