Header Ads

  • Breaking News

    Pengrajin Tenun Butuh Pabrik Benang Di Loteng


    Lombok Tengah, Seputar NTB,- Pesatnya pembangunan Kabupaten Lombok Tengah nampaknya memberi angin segar bagi peningkatan perekonomian masyarakat, apalagi saat ini dengan adanya pembangunan KEK dikawasan pantai Kute kecamatan Pujut sedikit tidak menjadi motivasi bagi para pelaku usaha untuk mulai menjemput bola mengembangkan berbagai usaha, sebut saja salah satunya pelaku Tenun yang ada dikawasan desa Sukarara, namun demikian diakui oleh beberapa pelaku usaha untuk mengembangkan usaha membutuhkan pelatihan serta ketersediaan bahan yang mampu menopang usahanya.

    Salah satu pengrajin Tenun Sri Nila Hardiana SE yang ditemui mengungkapkan, sejak mulai berkembangnya pariwisata di Lombok Tengah sedikit tidak memberikan angin segar bagi para pelaku usaha pengrajin tenun, terutama pelaku usaha yang menggeluti kerajinan Tenun, bagaimana tidak, dengan banyaknya tamu baik dari mancanegara ataupun tamu dari luar daerah menyempatkan diri untuk singgah di desa Sukarara sekedar untuk mencari oleh –oleh berupa kain tenun. Meski demikian diakui Pengusaha Muda pemilik Art Shop Ana Tenun Sukerare itu, dengan bertambahnya produksi kain tenun yang dihasilkannya pihaknya juga membutuhkan ketersediaan bahan seperti Benang, cat pewarna yang mudah didapatkan dan terjangkau dengan cepat.

    Ketersedian bahan seperti Benang, cat pewarna yang merupakan kebutuhan pokok pengrajin Tenun  tidak boleh kurang, sebab akan mempengaruhi produksi, Ia mencontohkan untuk benang saja pihaknya mesti memesan di Denpasar dengan jenis benang sutra serta Rayon yang harganya mahal belum lagi jenis Fiber.

    ” Kita sampai mesen ke Bali untuk jenis sutra, dulu memang ada di sekitar Lombok, namun karena sudah beralih dengan benang mesin, kita menjadi kesulitan mendapatkan bahan benang, sedangkan untuk benang yang biasa dipakai  kita bisa dapatkan di desa atau di Bertais,” jelasnya.

    Diakuinya juga, Perlu juga kesadaran Masyarakat untuk mencintai hasil kerajinan  Produk sendiri untuk digunakan baik pada acara resmi maupun pada acara Adat, sehingga kecintaan terhadap milik sendiri serta kekayaan adat terjaga dengan lestari, meski jaman telah modern. 

    Selain itu dirinya juga berharap perhatian dari semua pihak, baik itu dari Pemerintah, Swasta dan masyarakat Lombok Tengah sendiri untuk mencintai Produk serta kerajinan yang kita miliki, hal ini berdampak bagi semua lini, sebut saja, jika kita mencintai Kerajinan Tenun tentunya berdampak positif bagi pelaku usaha dimana pendapatan asli daerah serta penyerapan tenaga kerja mampu mengurangi pengangguran, serta kekayaan budaya juga dapat terangkat dengan keanekaragaman budaya yang kita miliki.

    ” Ada pengalaman yang tidak saya lupakan, dulu pernah suami saya pergi ke Jakarta, disana dia melihat kain Tenun yang kami produksi di jajakan dan dijual dengan harga yang sangat tinggi,padahal kami di Lombok menjual dengan harga yang sangat murah, jadi saya berkesimpulan orang lain atau luar saja berani membeli dengan harga yang tinggi, kita yang di Lombok perlu juga membudayakan kain Tenun ini sebagai simbol budaya serta adat istiadat yang perlu dilestarikan.” Ujarnya.

    Sementara itu PLt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Saman mengungkapkan, pihaknya selalu membangun sinergi dengan pelaku usaha baik pengrajin Tenun, Cukli dan isdustri lainnya termasuk dengan pelaku Pariwisata, sebab menurut pendapatnya, antara pelaku usaha kerajinan dengan pelaku wisata sangat berkaitan dan bersinergi bagi kemajuan Usaha serta Pariwisata di Lombok Tengah, terlebih dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) saat ini sangat menunjang penumbuhan ekonomi masyarakat.

    Pihaknya juga berharap, kedepan nantinya ada perusahaan atau toko yang menyediakan berbagai kebutuhan pengrajin Tenun, selain itu pelatihan kepada pelaku usaha juga bakal dilaksanakan, sehingga nantinya mampu bersaing dengan produk luar.

    ” perlu juga ada toko yang menjual berbagai jenis benang dan cat pewarna, sehingga kita tidak perlu jauh jauh untuk membeli serta memesan, jadi kita tidak perlu  mengeluarkan Budget yang banyak, hanya krn jauh tempatnya mencari benang” harapnya. (LA)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad