Header Ads

  • Breaking News

    Siswa Kembar Ini, Juarai Estafet Porkab Lotim



    Lombok Timur Seputar NTB,- Tak hanya juara di kelas, delegasi MA Muallimin NW Gunung Rajak untuk Kecamatan Sakra Barat pada Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Lotim ke-II tahun 2017 ternyata membuahkan hasil. Siswa kembar atas nama Ali Zikrullah dan Umar Zikrullah yang dikirimnya berhasil mendapat juara ke II pada ajang olahraga tertinggi di Lombok Timur itu.

    Meski tanpa persiapan yang kurang matang, namun kegemaran Umar dan Ali pada olahraga itu, membuatnya mampu bersaing dengan peserta dari 20 kecamatan se-Kabupaten Lombok Timur. Di samping itu, beberapa saingannya dirasa cukup berat oleh Ali, namun ia mampu membawa nama baik madrasah dan kecamatannya pada lari estafet 4 x 100 meter. “Waktu itu pesertanya dari daerah yang bermacam-macam, terutama yang dari Selong, sulit sekali,” tandasnya. Namun mereka harus menerima kekalahan pada lomba lari 1500 putra, dan 400 putra.

    Baginya kunci atas kemenangannya adalah bekerja keras.  “Intinya tetep latihan, selalu latihan dan berusaha semaksimal mungkin,” Imbuhnya.

    Sementara itu Sekretaris Camat Sakra Barat, Mahrup, menuturkan bahwa selain mendapat medali perak pada estafet 4x100 meter, Sakra Barat juga mendapat mendapat beberapa medali pada cabang olahraga lain, yaitu berupa 5 emas, 6 perak, dan 13 perunggu. Perolehan medali ini seklaigus sukses membawa kecamatan Sakra Barat pada posisi ke-7 dari 20 kecamaan se-Kabupaten Lombok Timur yang mengikuti PORKAB.

    Baginya perolehan medali ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa jika dilihat dari tahun sebelumnya, meski dari segi pendanaan masih menjadi kendala untuk mengikuti event tersebut. Untuk seragam saja harus meminta sumbangan dana dari setiap desa. Sehingga pada pelaksanaan PORKAB kemarin, delegasi Kecaman Sakra Barat memakai pakaian olahraga seadanya.

    Semantara, untuk pelaksanaan PORKAB tahun mendatang, dari Camat akan lebih siap untuk mengirim delegasi untuk ajang ini. “Dua tahun lagi kan ada PORKAB, mungkin dari camat nanti kita anggarkan,” Sambungnya.

    Namun dari camat sendiri, tidak ada reward, hadiah atau apresiasi materil untuk peserta yang memperoleh medali. Baginya tidak ada anggaran dari pusat menjadi aspek tidak terlaksananya hal itu. (IM)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad