Header Ads

  • Breaking News

    Brainstorming Penyusunan Dokumen Lh

    Sumbawa Besar, Seputar NTB - Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, menyelenggarakan Diseminasi dan Asistensi Penyusunan Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup pada Kamis pagi (22/2) di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa. Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusra, Pejabat yang mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi NTB, pejabat yang mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten/Kota se Pulau Sumbawa, para Pakar dan Narasumber. 

    Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi dalam sambutannya menyambut baik dan mengucapkan rasa terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Sumbawa sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan tersebut, mengingat Pemerintah Daerah mempunyai tanggung jawab besar dalam pengelolaan lingkungan hidup. Terkait beratnya wewenang dan tanggung jawab Pemda, harus disikapi dengan peningkatan komitmen peran serta bagi seluruh pemangku kepentingan, sebagai prinsip pengelolaan lingkungan hidup.

    Sekda juga menyampaikan, kegiatan tersebut sangat positif manakala dilakukan di salah satu Kabupaten/Kota di Pulau Sumbawa. “Dalam pemerintahan, kita ingin berlari cepat dalam menyelesaikan semua persoalan, untuk itu mari bergandeng tangan, maju bersama membangun Pulau Sumbawa dengan sebaik-baiknya’ ujar Sekda. Sekda berharap  pertemuan tersebut dapat menghasilkan hal-hal positif yang dapat diimplementasikan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Ir. Sigit Wratsongko melaporkan, bahwa Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengamanatkan, Pemda wajib melaksanakan pengendalian kerusakan Lingkungan Hidup melalui upaya pencegahan, penanggulangan dan pemulihan lingkungan hidup. Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk menyusun Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup (DDDTLH) sebagai dasar dalam penyusunan kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). 

    Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusra, Drs. Rijaluzzaman menyampaikan, alasan diselenggarakannya kegiatan tersebut di Kabupaten Sumbawa karena Pulau Sumbawa rentan terhadap bencana alam seperti banjir dan longsor, serta dampak terhadap lingkungan yang sudah terjadi. Ditambah lagi dengan laju pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, sehingga mempengaruhi pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) dan pemanfaatan ruang dalam pelaksanaan pembangunan daerah Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah untuk menata kembali posisi dan potensi yang ada di pulau Sumbawa, tanpa mengurangi sektor-sektor yang ada, misalnya sektor pertambangan, pertanian, peternakan. (Jim/Hms)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad