Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Jumat, 23 Maret 2018

Empat Perusahaan BUMN Bersinergi Kembangkan Mandalika

Hotel PULLMAN awali pembangunan KEK Mandalika ITDC Lombok
Lombok Tengah, Seputar NTB - Empat BUMN di bawah Kementerian Keuangan menjajaki kerja sama untuk bersinergi bersama PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

"Sebagai anak perusahaan BUMN di bawah Kementerian Keuangan, kami ditugaskan secara khusus untuk membantu mengembangkan "New Bali Destination", salah satunya adalah Mandalika," kata Direktur Utama PT Sarana Multigriya Financial (Persero) Ananta Wiyogo saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Kamis.

Menurutnya, saat ini ke empat BUMN masih melihat berbagai potensi yang ada di KEK Mandalika. Baru setelah itu akan mendiskusikan bersama dengan PT ITDC selaku pengelola KEK Mandalika apa yang bisa di bantu maupun dikerjasamakan sehingga KEK Mandalika bisa cepat berkembang.

Turut hadir dalam kunjungan ke KEK Mandalika, Dirut PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Emma Sri Martini, Direktur PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Salusra Satria dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Mereka di dampingi Direktur Konstruksi dan Operasional PT ITDC (Persero), Ngurah Wirawan.

Dirut PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), Emma Sri Martini, menyampaikan kunjungannya bersama rombongan lain selain hendak konsultasi dengan PT ITDC sebagai pengelola KEK Mandalika. Juga untuk melihat dan menggali informasi potensi apa saja yang bisa dikembangkan di tengah-tengah masyarakat.

Mengingat, BUMN di bawah Kemenkeu memiliki mandat khusus, bagaimana membantu mengembangkan KEK Mandalika, yang tidak hanay dilihat sebagai sebuah kawasan wisata terpadu saja, melainkan juga pengembangan proyek skala besar yang secara otomatis akan melibatkan masyarakat sekitar.

"Jadi tidak hanya KEK Mandalika, tetapi apa yang bisa berikan ke masyarakat juga menjadi perhatian kami sehingga mereka mendukung pariwisata," jelasnya.

Ia menambahkan, jika selama ini tujuan investasi maupun sasaran CSR perusahaan-perusahaan BUMN keuangan untuk membantu bidang kepariwisataan lebih banyak menyasar ke Bali. Kini ada tujuan baru, yakni KEK Mandalika di Lombok.

"Istilahnya kalau Bali itu sudah zaman old (lama), maka KEK Mandalika ini yang zaman now (baru)," ungkap Emma sembari tersenyum.

Direktur Konstruksi dan Operasional PT IPT ITDC, Ngurah Wirawan, menyambut positif rencana empat BUMN tersebut sebab, ia menilai empat BUMN ini merupakan BUMN strategis di bawah Kemenkeu yang terkait dalam investasi dan penjaminan proyek jangka panjang.

"Jadi selain pembiayaan lunak atau hibah, kedepan seperti apa kami belum tahu. Tapi yang jelas rencana ini akan dibicarakan dan mereka siap berkontribusi untuk pembinaan masyarakat baik di dalam maupun di luar kawasan," tandasnya. (By)
Loading...

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.