Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Senin, 19 Maret 2018

Pesona Danau Air Asin Gili Meno Butuh Polesan

Lombok Utara, Seputar NTB - Gili Meno adalah pulau kecil di Desa Gili Indah Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Gili Meno merupakan salah satu dari gugusan tiga pulau kecil di KLU, keindahan pesona alamnya tak kalah dengan panorama pada sebagian besar tempat wisata di Lombok.

Pantai yang bersih, dengan pasir putih dan air yang bening gradasi toska berwarna hijau biru. Bagi sebagian kalangan, Gili Meno, tempat yang cocok untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau untuk honey moon. 

Gili Meno, tak seperti di Gili Trawangan yang ramai dan penuh wisatawan lokal dan mancanegara. Alamnya tenang dan cukup nyaman untuk wisatawan yang butuh suasana berbeda, diantaranya keberadaan danau diantara lekuk lingkaran pesisir pantai. Fasilitas sudah relatif lengkap, menikmati wisata penjuru pulau. Alamnya memesona, Gili Meno dilaburi keindahan. Suasananya tenang, setenang ombaknya yang landai. 

Spot danaunya layak dikunjungi, kendati masih perlu polesan dan fasilitas penunjang lainnya yang melengkapi kenyamanan pengunjung. Diantaranya, toilet dengan air bersihnya serta potongan-potongan kayu yang terlepas dari lajur jembatan danau yang perlu diperbaiki. Masih tampak pula, beberapa ornamen yang perlu dilengkapi, agar pengunjung tak merasa khawatir menyeberangi jembatan danau.

Danau Air Asin Hutan Bakau (Mangrove Forest) berlokasi di tengah pulau Gili Meno seluas enam hektar yang dikelilingi hutan bakau pada kawasan ekowisata mangrove.

Wisatawan bisa melihat berbagai jenis burung yang terbang bebas di atas danau atau sedang hinggap di dahan pohon yang ada pada area hutan bakau. Selain menikmati indahnya alunan kicauan burung yang ada di kawasan ekowisata tersebut, wisatawan juga bisa menjelajahi hutan bakau karena sudah disiapkan jalur yang membelah sebagian kawasan hutan bakau. 

Menikmati rindangnya pepohonan dan jika mengikuti jalur jembatan danau yang sudah ada, pengunjung bisa langsung mencapai pantai yang berada di sebelah barat pulau.

Biasanya, Danau Air Asin Hutan Bakau Gili Meno, ramai dikunjungi wisatawan saat senja mulai menyingsing. Wisatawan berdatangan, lantaran ingin menikmati pemandangan matahari tenggelam dari danau. 

"Kita bisa melihat jelas matahari saat terbenam, matahari dikala senja terbias air danau memberikan perpaduan indah dan sayang untuk dilewatkan," ungkap Sendy, pengunjung yang ditemui saat aksi bersih-bersih sekitar danau yang dihelat Humaspro Setda KLU (18/3).

Untuk menikmati matahari terbenam, wisatawan sudah disediakan sarana seperti jembatan sepanjang danau. Demikian pula, tak jarang dijumpai beberapa warga lokal sedang memancing di pinggir danau," ungkap  Awal salah seorang pengelola cafe Brother Hood yang membuat ornamen cafenya dari berbagai limbah plastik dan botol bekas. 

Lebih lanjut, menurut pengelola cafe Brother Hood lainnya di Gili Meno mempunyai moto "Anti Plastik". Bahan yang dibuang didaur ulang hingga bermanfaat, dan bernilai artistik.

Untuk menunjang itu, menurut Kepala Dusun Gili Meno Iskandar setiap pekan diadakan kegiatan Bakti Sosial bertajuk "Sunday Morning".

"Kegiatan Sunday Morning, telah dimulai sejak tahun 2016. Mengumpulkan sampah yang diikuti masyarakat maupun wisatawan, bahkan bagi yang bisa mengumpulkan sampah 5 kilogram, dikonversi dengan beras seberat 2 kilogram," imbuh kadus saat bincang-bincang di sela kegiatan Humaspro Setda KLU dan Forum Pewarta. (BY)
Loading...

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.