Header Ads

  • Breaking News

    Sosialisasi Pembibitan Kambing Boerka

    Sumbawa Besar, Seputar NTB - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Provinsi NTB bekerjasama dengan Dinas Pertanian serta Dinas Peternakan Kabupaten Sumbawa melaksanakan Sosialisasi Rencana Pembibitan Kambing Boerka  di Kabupaten Sumbawa pada Selasa pagi (27/2/2018) di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa. Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Sumbawa, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Provinsi NTB, Kepala Loka Penelitian Kambing Potong Seaputih Sumatera Utara, Pejabat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Sumbawa beserta jajaran, Pejabat Dinas Pertanian, Perwakilan Peternak Kabupaten Sumbawa.

    Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerjasama antara BPTP NTB dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa, diawali dengan penerbitan Berita Acara Serah Terima Tanah Nomor 037/133/BPKAD/2018 tanggal 9 Februari 2018 tentang pinjam pakai lahan seluas 7,6 Hektar oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa kepada Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Barat, yang berlokasi di Desa Bangkong Kecamatan Labuhan Badas.  Di  lahan tersebut akan dibangun 1 unit kandang untuk kapasitas daya tampung 100 ekor kambing dan  pembangunan padang penggembalaan dengan pemagaran dan penanaman hijauan pakan sebagai pendukung sistem pembibitan kambing boerka. 

    Sistem pembibitan kambing boerka yang akan dibangun di Desa bangkong terintegrasi dengan tanaman kelapa yang sebelumnya sudah terdapat di areal tersebut. BPTP NTB akan menerapkan teknologi pembibitan kambing boerka dengan sistem pemeliharaan semi intensif, dimana ternak kambing dipelihara dengan sistem penggembalaan ringan, artinya tidak digembala sepanjang hari. Penanaman hijauan pakan di sekitar area kandang atau di antara tanaman kelapa dimaksudkan untuk menjadi sumber pakan bagi ternak kambing. Dalam hal ini akan diterapkan sistem integrasi kelapa dengan hijauan pakan ternak.

    Wabup berharap peternakan kambing boerka di Kabupaten Sumbawa bisa berhasil sehingga dapat menjadikan Kabupaten Sumbawa salah satu daerah penghasil bibit kambing boerka, untuk memenuhi kebutuhan daging kambing di wilayah timur Indonesia sekaligus menjadi pusat pengembangan kambing boerka.

    Sebelumnya Ketua Panitia Dr. Sasongko WR dalam laporannya menyampaikan Kambing boerka ini merupakan jenis kambing unggul hasil perkawinan silang (cross breeding) antara pejantan kambing “boer” dengan induk kambing “kacang”. Kambing boer dipilih karena potensi pertumbuhan dan bobot hidup yang tinggi dan memiliki sifat fertilitas yang baik. Sementara kambing kacang dipilih karena merupakan jenis kambing yang banyak diusahakan oleh petani di pedesaan, karena sistem pemeliharaanya yang relatif mudah. Kambing kacang juga memiliki ukuran tubuh yang optimal untuk kebutuhan pasar domestik. Dari hasil perkawinan silang itu lahirlah kambing "boerka" yang memiliki potensi sebagai jenis kambing tipe pedaging yang relatif baik dan memiliki potensi sebagai bibit kambing unggulan di masa mendatang. 

    Disampaikan pula bahwa terdapat 2 tempat yang menjadi program pembibitan di Indonesia yaitu di Sumatera Utara, tepatnya di Loka Penelitian Kambing Potong, dan kedua di Kabupaten Sumbawa yang merupakan satu-satunya Badan Litbang di Provinsi NTB. 

    Sementara itu, Kepala BPTP Balitbangtan NTB Dr. Ir. M. Saleh Mokhtar, MP memaparkan bahwa program pembibitan kambing boerka merupakan salah satu program nasional pembibitan yang telah dicanangkan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dengan tujuan menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai pusat pembibitan dan sentra pengembangan kambing boerka di wilayah Timur Indonesia. Adapun bibit kambing boerka yang dihasilkan nantinya akan disebarluaskan ke seluruh wilayah NTB. Target capaian tahun 2018 ini adalah produksi anak kambing yang akan dipelihara hingga mencapai umur yang cukup untuk kemudian dapat disebarluaskan. 

    Hal senada disampaikan Kepala Loka Penelitian Kambing Potong Seaputih Sumatera Utara Dr. Simon Ealesar, bahwa tujuan dilaksanakannya program tersebut adalah untuk menjadikan Kabupaten Sumbawa sebagai Pusat Pembibitan dan Sentra pengembangan kambing Boerka di Wilayah Timur Indonesia, membangun fasilitas pendukung pembibitan kambing Boerka di Kabupaten Sumbawa, mengembangkan sistem perbibitan kambing Boerka spesifik Sumbawa, menyebarkan bibit unggul kambing Boerka kepada calon pengguna.(Jim/Hms)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad