Header Ads

  • Breaking News

    Upacara Paripurna Bulan Februari 2018 Ditandai Dengan Penyerahan Bantuan Khusus Rumah Nelayan

    Sumbawa Besar, Seputar NTB - Pelaksanaan Upacara Paripurna Bulan Februari 2018, pada Senin pagi (19/2/2018) di Halaman Kantor Bupati Sumbawa, diawali dengan penyerahan Bantuan Khusus rumah nelayan bantuan Kementerian PUPR RI Tahun 2017 secara simbolis kepada Camat Tarano, Kepala Desa Labuhan Jambu dan 3 orang perwakilan nelayan. Hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Kapolres Sumbawa, para Asisten Sekda Kab. Sumbawa, Pimpinan OPD, Pejabat dari TNI Polri, serta PNS dan Prajurit TNI-Polri.

    Bupati Sumbawa dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi menyampaikan 4 hal penting dalam membangun kebersamaan, konsolidasi, komunikasi dan koordinasi dalam mengemban misi utama untuk memberikan pengabdian terbaik bagi daerah, bangsa dan negara yaitu pertama, Bupati minta kepada segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk memantapkan persiapan pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah dianggarkan dan ditetapkan dalam APBD Tahun 2018, agar tidak terjadi keterlambatan serapan anggaran serta tidak terjadi kualitas pelaksanaan kegiatan yang kurang memadai, disebabkan pekerjaan yang dilakukan secara terburu-buru. 

    Dijelaskan bahwa total nilai APBD Kabupaten Sumbawa Tahun 2018 yang telah ditetapkan adalah sebesar 1,666 Trilyun Rupiah dengan rincian pendapatan sebesar Rp. 1.632.004.948.475 (satu trilyun enam ratus tiga puluh dua milyar empat juta sembilan ratus empat puluh delapan ribu empat ratus tujuh puluh lima rupiah), dan belanja sebesar Rp. 1.661.796.470.639 (satu trilyun enam ratus enam puluh satu milyar tujuh ratus sembilan puluh enam juta empat ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus tiga puluh sembilan rupiah), sehingga terdapat defisit anggaran sebesar dua puluh sembilan milyar tujuh ratus sembilan puluh satu juta lima ratus dua puluh sembilan ribu seratus enam puluh empat rupiah, yang dapat ditutupi melalui pembiayaan netto. 

    Seluruh program maupun kegiatan yang termuat dalam APBD tersebut diarahkan agar selaras dan mendukung pencapaian tema pembangunan daerah Tahun 2018, yaitu “percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas melalui pembangunan infrastruktur, peluang investasi produk unggulan dan inovasi daerah”.

    Yang kedua terkait Tahun 2018 yang merupakan tahun politik, dimana hampir seluruh daerah di Indonesia menggelar pemilihan Kepala Daerah, termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada tanggal 27 juni 2018. Bupati mengingatkan kepada seluruh ASN untuk senantiasa menjaga netralitas serta tidak ikut terbawa arus politik dalam Pilgub NTB 2018, sesuai dengan Surat Edaran Menpan RB Nomor B/71/M.SM.00.00/2017 Tanggal 27 Desember 2017 tentang pelaksanaan netralitas bagi ASN pada penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2018, Pemilihan Legislatif Tahun 2019, dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019. Sementara itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil, bagi ASN yang tidak menjaga netralitas akan dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang hingga berat, antara lain penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan pangkat, penurunan pangkat, bahkan pembebasan dari jabatan atau pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS. Bupati juga menegaskan ASN tetap mempunyai hak pilih, dan tidak boleh golput, karena ASN berbeda dengan TNI dan Polri yang harus netral dan tidak mempunyai hak pilih. Terkait hal tersebut disampaikan pula amanat Presiden Joko Widodo dalam rangka Pilkada Serentak Tahun 2018, yaitu agar masyarakat dapat memilih Pemimpin Daerah yang amanah, yang mampu menyerap, mengorganisir, menggerakkan masyarakat di daerahnya untuk percepatan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

    Hal ketiga yang disampaikan yaitu bahwa pada Tahun 2017 lalu, Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Sumbawa, mendapatkan bantuan dari Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, berupa pembangunan rumah khusus nelayan sebanyak 100 unit di Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, dengan anggaran murni bersumber dari APBN, sedangkan anggaran untuk pengadaan lahan tetap dibebankan dalam APBD Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya, pada tahun 2018 Kabupaten Sumbawa juga mendapatkan bantuan pembangunan rumah khusus nelayan di Desa Pulau Kaung Kecamatan buer sebanyak 50 unit, bantuan pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang berlokasi di Taman Unter Katimis Kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa yang terdiri dari tiga lantai sebanyak 42 kamar, type bangunan 36 lengkap dengan meubeler dan fasilitas pendukung lainnya, yang saat ini telah memasuki proses tender, dan Bulan Maret mendatang sudah dmulai pengerjaannya. 

    Pada akhir sambutannya, Bupati mengajak untuk selalu berkomitmen melakukan progres terhadap berbagai Program Kerja Pemerintah Daerah, dalam rangka percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumbawa, dan selalu melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing, dalam rangka mewujudkan tata kerja birokrasi serta pelaksanaan tugas dan fungsi Aparatur Sipil Negara yang profesional dan bertanggung jawab. (Jim/Hms)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad