Header Ads

  • Breaking News

    10 Orang Anak di Bawah Umur Dicabuli Penjaga Sekolah

    Lombok Timur, Seputar NTB - Sejumlah anak-anak SD dan guru datang ke Polres Lombok Timur untuk melaporkan dugaan pelecehan yang dilakukan oleh seorang penjaga sekolah. Mereka meminta supaya pelaku ZA diproses berdasarkan hukum yang berlaku.

    Saat dikonfirmasi di Kanit Reskrim Lombok Timur, ZA memang mengakui bahwa dirrinya telah mencabuli 10 orang anak SD ditempat ia menjadi penjaga sekolah pada salah satu SD di Desa Peresak Lombok Timur. Saat melakukan aksinya, pelaku mengiming-imingi beberapa korban dengan permen.

    “Yang penting anaknya senang. Saya kasih permen.” Terang ZA.

    Selain itu, Kanit Reskrim Polres Lotim, Hermanto menerangkan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan meraba bagian-bagian intim milik korban.Dalam aksinya pelaku ZA juga memangku korban dengan menggesek-gesek kemaluannnya, sementara beberapa yang lainnya juga sempat dilakukan kekerasan.

    Pelaku dapat dengan mudah melakukan aksinya karena ia seorang penjaga sekolah di SD tersebut. Sehingga ia dapat dengan mudah keluar masuk kelas.

    “Pelaku ZA sebenarnya telah menikah dua kali, tetapi bercerai. Istri keduanya ia ceraikan dengan alasan sang istri tidak mau diajak beribadah.” Lanjut Hermanto saat ditemui di ruang kerjanya.

    Atas perbuatannnya pelaku dituntut dengan pasal 82 UU No. 35 tahun 2014, perubahan atas UU 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman kurungan 5-15 tahun penjara. (Uki)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad