Header Ads

  • Breaking News

    Bupati KLU Tegaskan Manfaat Pariwisata Harus dirasakan Masyarakat

    Mataram, Seputar NTB - Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar SH MH Didampingi Wakil Bupati Sarifudin SH MH membuka Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah dengan pelaku pariwisata. Turut hadir Kapolres Lombok Utara AKBP Apriadi Lesmana SIK, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Lombok Utara H Muhammad SPd, Perwakilan Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Kepala OPD se-KLU, Direktur Bank Syariah NTB parapelaku wisata se-KLU.

    Humas dan Setda Kabupaten Lombok Utara dalam siaran pers yang diterima Seputar NTB,Selasa, menyebutkana dalam laporan kepanitiaan, Kadisbudpar KLU H Muhammad SPd mengatakan rakor pariwisata ini dilakukan pertama kalinya di Lombok Utara, bertajuk melalui rapat koordinasi pemerintah daerah dengan pelaku pariwisata, kita wujudkan Lombok Utara sebagai destinasi wisata dunia yang mendukung wisata halal. Adapun filosofi dari acara tersebut dijelaskannya, untuk mewujudkan KLU sebagai wisata halal dan sebagai destinasi wisata dunia. 

    "Selain pola dan strategi lintas sektoral dalam pengembangan pariwisata, tentunya diperlukan peran stakeholder internal atau pemerintah dan eksternal atau pelaku usaha dalam pengembangan pariwisata di Lombok Utara," imbuhnya.

    Kadisbudpar juga menyampaikan tujuan dilakukan rakor itu, untuk berkoordinasi lintas sektoral dengan OPD terkait, menyamakan persepsi yang utuh serta diharapkan dapat mengangkat kualitas pelayanan publik yang relevan dan bermanfaat kepada masyarakat umum.

    Adapun kegiatan rakor diikuti sekitar 200 orang peserta pelaku wisata. Panitia mendatangkan narasumber yang kompeten pada aspek pengembangan pariwisata diantaranya Drs Debeul Effendi MSc, Muhammad Jumail STTPar MPar serta I Made Mada CHA. Acara rakor dimulai, ditandai dengan pemukulan gong oleh bupati dan wakil bupati.

    Sementara itu, Bupati Dr H Najmul Akhyar SH MH, dalam sambutannya menyampaikan pariwisata di Lombok Utara perlu dimanfaatkan dan dikelola dengan sebaik-baiknya, pariwisata tak boleh berdiri sendiri dan manfaatnya harus dirasakan masyarakat Lombok Utara.

    Dilanjutkan bupati, pariwisata menopang ekonomi masyarakat. Terkait pemerintah daerah menjadikan pariwisata sebagai penopang utama ekonomi bisa melihat dari formasi APBD yang kita anggarkan cukup untuk membangun dunia pariwisata. 

    Dalam konteks pengembangan pariwisata, bupati menyampaikan pula peningkatan layanan kepada masyarakat dengan peningkatan pendapatan mesti seiring  menyejahterakan masyarakat.

    "Banyak program yang dilakukan untuk pengembangan kepariwisataan, diantaranya memperbaiki destinasi wisata dan mempromosikan pariwisata Lombok Utara dengan anggaran yang terus meningkat dan terintegrasi dengan sektor lainnya. Semisal  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mendukung dengan cara pasokan sayur-mayur ke tiga Gili. Semua fungsi kedinasan terkait perlu dimaksimalkan dalam mendukung kemajuan pariwisata," jelas bupati.

    Bupati menekankan kerja sama OPD terkait dan stakeholder pariwisata mutlak diperlukan, sehingga dapat berkontribusi terhadap dunia parawisata. Diakhir sambutannya, bupati berharap kepada semua pihak mendukung wisata halal, lantaran tak bertentangan dengan wisata konvensional sebagai konsep untuk memadupadankan dan memajukan pariwisata. 

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad