Header Ads

  • Breaking News

    Bupati Sumbawa : Masalah Tapal Batas, Mari Kita Patuhi Putusan Mendagri

    Sumbawa Besar, Seputar NTB - persoalan tapal batas dua kabupaten, yakni Kabupaten Sumbawa sebagai kabupaten induk dengan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) selaku Kabupaten pemekaran hingga saat ini masih belum tuntas.

    Menyikapi persoalan ini, Bupati Sumbawa, HM. Husni Djibril B.Sc yang ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Jumat ( 06/04) menegaskan bahwa ketika ke dua Kabupaten (KS dan KSB) telah bersepakat maka serahkan kepada yang berkewanangan untuk menentukan tapal batas yaitu Mendagri. 

    "mari kita sepakat menerima putusan Mendagri. kalau KSB tidak mau menerima, ya karena KSB tidak menerima, tapi saya sudah menerima keptusuan itu.Saya ditawarkan bila perlu sampai Poto Tano saja, sementara saya sudah menerima keputusannya. khusus bagi bupati KSB tidak menerima, ya sudah.Kalau tidak menerima, saya berikan sampai Utan tidak usah sampai Poto Tano, supaya saya Bupati Sumbawa yang masyarakat Utan menjadi masyarakat KSB. tanggung kita dikasih sampai Poto Tano, cuma satu desa.Saya kasih tiga sampai empat kecamatan sampai Utan. itu kalau KSB mau melanggar kesepakatan,tanggung kalau mengambil titik B, titik A, itu sama dengan melanggar keputusan Mendagri. artinya, dia tidak sepakat dengan kesepakatan dia sendiri", tegas Husni Djibril. 

    Meski demikian, lanjut Husni, karena bupati KSB sebagai sahabat saya, seperti adik saya sendiri. sebagai sahabat mestinya yang telah menjadi kesepakatan bersama harus diterima. 

    Ia mengajak KSB agar sepakat dan taat kepada aturan hukum. "sepakat atau tidak sepakat sebenarnya bukan urusan karena keputusan Mendagri sudah jelas.Tidak perlu cari sepakat tidak sepakatnya, yang penting cari ketaatannya masing-masing Kabupaten baik Kabupaten Sumbawa ataupun KSB", tandas Bupati Sumbawa. (jim)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad