Header Ads

  • Breaking News

    Pemprov NTB Fokuskan Program Penurunan Kemiskinan

    Mataram, Seputar NTB - Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat H Rosiady Sayuti menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, memfokuskan pembahasannya pada program penurunan angka kemiskinan.

    "Ini sesuai dengan tema Pra Musrenbang tahun 2018 `Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi untuk Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan`," kata Sekda saat membuka Rapat Pra Musrenbang Provinsi NTB tahun 2018 di Mataram, Kamis.

    Menurutnya, selama hampir 10 tahun, Provinsi NTB di bawah kepemimpinan TGH Muhammad Zainul Majdi, telah mengalami kemajuan yang membanggakan. Tentunya, kemajuan tersebut dapat dilihat dari capai-capaian pembangunan dan prestasi-prestasi yang diraih, baik skala nasional maupun Internasional.

    Dalam dua periode kepemimpinan tersebut, ekonomi NTB terus mengalami pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Pada tahun 2017 ekonomi NTB tumbuh sebesar 7,10 persen, di atas rata-rata nasional. Sedangkan untuk penurunan angka kemiskinan dari angka 23,4 persen tahun 2008 dapat diturunkan menjadi 15,05 persen pada tahun 2017.

    "Artinya dalam kurun waktu 9 tahun lebih tersebut, NTB telah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan 1 persen pertahun," sebutnya.

    Selain itu, kata dia, tingkat gini rasio di NTB juga terus berupaya untuk ditekan, dengan angka 0,378 persen di bawah nasional sebesar 0,41 persen, namun relatif masih rendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Dengan berbagai capaian tersebut, ia mendorong agar dari kegiatan yang sangat strategis seperti pra Musrenbang tersebut melahirkan solusi-solusi yang lebih konstruktif dari masalah kemiskinan ke depan, dengan ide-ide dan gagasan program yang lebih efektif untuk upaya penurunan angka kemiskinan di NTB.

    "Hal ini sesuai dengan instruksi Gubernur NTB yang mengatakan, bahwa apapun yang kita lakukan, tidak ada artinya apabila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa kita turunkan," tegasnya.

    Untuk itu, ia memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pra Musrenbang RKPD tahun 2019, dengan harapan akan melahirkan program strategis untuk ditindaklanjuti pada Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2019 pada tanggal 16 April 2018 mendatang.

    "Semoga apapun rumusan-rumusan program yang dihasilkan nanti, akan membawa dampak positif bagi kemajuan NTB dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa-masa yang akan datang," harapnya.

    Hadir dalam kesempatan Pra Musrenbang itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi NTB dan pejabat vertikal lingkup Provinsi NTB. (By)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad