Header Ads

  • Breaking News

    Seorang Remaja Ditangkap Setelah Cabuli Ibu Rumah Tangga

    Ilustrasi Pencabulan
    Sumbawa Besar, Seputar NTB - Seorang remaja berinisial RZ (16 tahun) tergolong nekat. Meski masih tergolong anak-anak, remaja putus sekolah tersebut nekat mencabuli tetangganya yang telah bersuami (istri orang dan memiliki seorang anak). Saat kejadian, suami korban sedang berada di wilayah Kecamatan Moyo Hulu lu. RZ diamankan massa dan nyaris dihakimi massa namun petugas Babhinkamtibmas melarikannya ke Polres Sumbawa. 

    Kasus asusila ini terjadi pada Minggu (01/04) malam sekitar pukul 19.00 Wita. Bermula ketika korban berinisial SN (19 tahun) baru saja selesai mandi di kamar mandi umum lingkungan tempat tinggalnya di kelurahan Samapuin. Saat itu korban SN ditemani rekannya berinisial PT (15), usai mandi dengan tubuh terbalut kain, tiba tiba ditelepon oleh suaminya yang sedang berada di Kecamatan Moyo Hulu. lantaran korban hendak berpakaian, korban meminta suaminya bicara dengan PT selanjutnya masuk ke kamar sembari menyerahkan HP tersebut kepada PT. 

    korban keluar dari kamar mencari PT karena tidak mendengar suaranya, namun alangkah terkejutnya karena pelaku sudah berada di depan pintu rumahnya. Pelaku beralasan mencari PT yang merupakan pacarnya. Korban meminta agar pelaku meninggalkan rumahnya karena khawatir suaminya pulang dan mengiranya berselingkuh.

    Pelaku tak beranjak, justru mempersilahkan korban mengganti pakaiannya di kamar dan tidak akan mengintipnya. Korban berbalik lalu masuk kamar. Tanpa diduga korban mendengar suara pintu rumah dikunci. Korban bergegas keluar kamar dan terlihat pelaku tengah mengunci grendel pintu. Korbanpun panik dan menanyakan kenapa pelaku masuk ke dalam rumah dan mengunci pintu namun pelaku tidak menjawab. Saat korban berusaha membuka pintu, pelaku langsung menarik tangan korban hingga terjatuh. Dengan sigapnya pelaku menindih tubuh korban dan mencium bibir ibu muda beranak satu tersebut. Korban pun berteriak memanggil ibunya yang tinggal tidak jauh dari tempat korban. Pelaku langsung membekap mulut korban. Karena khawatir kepergok orang, pelaku bergegas meninggal korban.

    Kejadian itu sempat membuat heboh lingkungan tersebut. Pelaku yang sempat kabur, akhirnya ditemukan bersembunyi di wilayah Kecamatan Badas. Pelaku diminta pulang dan dimediasi Ketua RT setempat. Namun pihak keluarga korban tidak terima dan memilih menyelesaikan masalah itu secara hukum. Bahkan warga yang berdatangan tersulut emosi dan nyaris menghakimi pelaku. Beruntung anggota Bhabinkamtibmas mengambil sikap melarikan pelaku ke Polres Sumbawa.

    Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Zacky Maghfur SIK yang dikonfirmasi pada senin (02/04) membenarkan adanya kejadian tersebut. pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut, tandasnya. (Jim)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad