Header Ads

  • Breaking News

    Kemenag NTB Gelar Sosialisasi Kurikulum Sekolah Minggu Budha


    Mataram - Pendidikan Keagamaan adalah Pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pemahaman pengetahuan tentang ajaran Agama, dan pengamalan ajaran Agamanya. Pendidikan Keagamaan dalam Program Bimbingan masyarakat Budha meliputi Sekolah Minggu Budha, Dhamma Sekha dan Pabajja Samanera.

    Humas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam siaran pers yang diterima Seputar NTB, Rabu,menyebutkan, latar belakang dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi Implementasi Kurikulum Sekolah Minggu Budha selama 3 hari dari tanggal 9 sampai dengan 11 Mei 2018 bertempat di Hotel Puri Saron Senggigi, “Terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bimas Budha Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB atas diselenggarakannya kegiatan ini” dikatakan Dirjen Bimas Budha Kemenag RI Caliadi dalam sambutan dan arahannya yang sekaligus membuka secara resmi dimulainya kegiatan Sosialisasi ini.

    Dalam kegiatan Sosialisasi yang diikuti 70 (tujuh puluh) peserta utusan dari Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Barat ini mengusung tema “Melalui Implementasi Kurikulum Sekolah Minggu Budha Kita Wujudkan Kegiatan Belajar Mengajar Sekolah Minggu Budha Yang Berkarakter, Inovatif, Kreatif dan Berkualitas”.

    “Kegiatan ini menjadi sangat penting dilaksanakan khususnya bagi Guru Sekolah Minggu Budha, maka kami harapkan kepada seluruh peserta untuk benar-benar mengikuti kegiatan ini sampai dengan selesai, pahami ilmu dari materi-materi yang disampaikan para Nara Sumber untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan tugasnya di tempat masing-masing” harap Dirjen Bimas Budha Caliadi kepada seluruh Peserta Sosialisasi.

    Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB H. Nasruddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita ini adalah wujud pembangkit semangat dan perjuangan untuk terus maju dalam membangun jiwa dan membangun fisik/raga, “Bangun jiwa kita, dan kobarkan untuk berjuang” ucap H. Nasruddin mengawali sambutannya, “Kunci untuk membangun jiwa dalam berjuang adalah Pendidikan” tambah H. Nasruddin.

    Lebih lanjut H. Nasruddin menyampaikan bahwa faktor-faktor pendukung keberhasilan sebuah sekolah selain Kepemimpinan Kepala Sekolah yang professional, juga harus didukung oleh Guru yang tangguh dan profesional, memiliki tujuan pencapaian yang jelas, lingkungan yang kondusif, jaringan organisasi yang baik, kurikulum yang jelas, evaluasi belajar yang baik,terakhir adalah dukungan partisipasi dari orang tua murid yang aktif dalam kegiatan sekolah, tegasnya.

    Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Suliarna menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan Sosialisasi Implementasi Kurikulum Sekolah Minggu Budha adalah sebagai standarisasi dalam penyelenggaraan Pendidikan keagamaan Budha non formal khususnya pada penyelenggaraan Sekolah Minggu Budha di Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam rangka mengoptimalkan upaya peningkatan kualitas Pendidikan keagamaan Budha. 


    Pewarta :Bayu

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad