Header Ads

  • Breaking News

    Program “Jubah” KLU Integrasi dengan Kegiatan BBGRM


    Lombok Utara - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara membantu pembangunan rumah untuk empat warga miskin melalui program Jumat Bedah Rumah atau "Jubah" yang diintegrasikan dengan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM).

    Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Utara melalui siaran pers yang diterima di Mataram, Senin, menyebutkan peletakan batu pertama pembangunan rumah tersebut dilakukan Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar SH MH.

    Pada pelaksanaan program Jubah kegiatan kali ini dibangun empat rumah, satu di Dusun Kopang, dua di Desa Sambik Bangkol dan satu lagi di Desa Senaru.

    Warga yang mendapat bantuan pembangunan rumah melalui Program "Jubah" adalah Inaq Salmiah warga Dusun Kopang Barat, Desa Medana Kecamatan Tanjung, Amaq Saepudin warga Dusun Luk Desa Sambik Bangkol.

    Selain itu warga Dusun Pepanda Desa Sambik Bangkol Mahudin dan Inaq Lema warga Dusun Tumpang Sari Desa Senaru Kecamatan Bayan yang sehari-hari pekerjaannya sebagai dukun beranak.
    Koordinator BBGRM Kabupaten Lombok Utara Khairil Anwar mengatakan Program "Jubah" hari ini dilaksanakan dalam rangka BBGRM di Kecamatan Tanjung dan direncanakan ada tiga rumah milik warga yang direnovasi sebagai bentuk kepedulian pada kegiatan BBGRM.

    "Kegiatan BBGRM berupa gotong-royong masyarakat, hari ini jadwalnya di Desa Tanjung dan Desa Sigar Penjalin. Kita buat jembatan, begitupun di desa-desa lain," katanya Khairil Anwar yang juga Kepala Dinas Kesehatan Lombok Utara.

    Menurut dia, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan dukungan dan kontribusi anggaran Pemkab Lombok Utara terhadap kegiatan BBGRM serta beberapa donasi dari BRI dan BNI.

    Sementara itu Bupati Dr H Najmul Akhyar SH MH menjelaskan melalui program BBGRM diharapkan dapat membangkitkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat sebanyak-banyaknya.

    "BBGRM adalah gotong-royong masyarakat bukan hanya gotong-royong SKPD," katanya.

    Najmul Akhyar berharap dimanapun diadakan BBGRM, lebih dahulu untuk menghubungi pemerintah desa dan kepala dusunnya supaya masyarakat bisa terlibat dan turut serta bergotong-royong.

    "Saat rapat dengan koordinator tim penanggulangan kemiskinan pusat, Program 'Jubah' ini menjadi salah satu program yang disorot pemerintah pusat dan mendapat respon yang positif," katanya.

    Kondisi rumah salah seorang warga miskin yang menerima bantuan pembangunan rumah melalui Program Jubah. Foto Rsd/Humas dan Protokol Setda KLU.

    "Setelah mengetahui Program Jubah, Yayasan Baitul Mal PLN Provinsi NTB mau membantu termasuk kontribusi program dari BPN supaya bisa dibuatkan langsung sertifikat bagi yang memenuhi persyaratan," ungkap bupati.

    Adapun donatur dalam pembangunan rumah melalui program "Jubah" kali ini adalah kepanitiaan BBGRM dan sisanya tiga rumah merupakan bantuan CSR pengusaha Hotel Pandawa.


    Pewarta: Bayu Aji
    Editor: Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad