Header Ads

  • Breaking News

    Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Calon Jamaah Haji Setelah Mendapat Pemberitahuan Tentang Keberangkatan?


    kakanwil kemenag NTB H.Nasruddin S.Sos,M.PDi

    Mataram - Sebagai Aparatur Negara khususnya di Kementerian Agama sebagai penyelenggara ibadah haji kami akan memberikan pelayanan yang terbaik dan pelayanan yang maksimal kepada seluruh Jamaah Calon Haji kita.

    Hal tersebut diatas disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin di ruang kerjanya saat dikonfirmasi Seputar NTB tentang persiapan penyelenggaraan pemberangkatan Jamaah Calon Haji Embarkasi Lombok Tahun 2018 ini, “Ada dua hal yang harus dimiliki Jamaah Calon Haji” disampaikan H. Nasruddin.

    Dua hal dimaksud H. Nasruddin adalah Memastikan Kesehatan bagi seluruh Jamaah Calon Haji dan memastikan bahwa seluruh Jamaah Calon Haji ini memiliki ilmu pengetahuan haji, “Saya menghimbau kepada seluruh Jamaah Calon Haji Tahun 2018 ini agar benar-benar menjaga kesehatannya, karena sebentar lagi akan diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah untuk menjalankan ibadah hajinya, dan yang paling penting adalah pahami semua kegiatan ibadah hajinya” tegas H. Nasruddin.

    Senada dengan yang disampaikan Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi NTB H.M. Ali Fikri dan alhamdulillah bahwa penyelenggara haji sampai saat ini sudah melaksanakan pembinaan manasik haji di Kabupaten/Kota sampai dengan di tingkat Kecamatan di seluruh Nusa Tenggara Barat, “Kementerian Agama mempunya 3 fungsi dalam penyelenggaraan ibadah haji yaitu Pembinaan, Pelayanan dan Perlindungan” tutur H.M. Ali Fikri.

    Jamaah Calon Haji yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Lombok adalah berjumlah 4.564 orang yang terdiri dari Jamaah Calon Haji Reguler sebanyak 4.476 orang, 50 orang adalah merupakan petugas kloter dan 38 orang adalah merupakan TPHD yang terbagi menjadi 10 Kloter, 8 Kloter di Gelombang Pertama dan 2 Kloter pada Gelombang Kedua dan Insya Allah akan diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah mulai dari tanggal 17 Juli sampai dengan 1 Agustus 2018.

    “Dalam pelaksanaan penyelenggaraan haji tahun 1439 H/2018 M tahun ini terus mengupayakan untuk mendapatkan angka kepuasan di atas 85 % sesuai dengan amanat Kementerian Agama” tutur H.M. Ali Fikri.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad