Header Ads

  • Breaking News

    Jemaat Ahmadiyah Lotim tagih Janji Gubernur dan Mantan Pjs Bupati Lotim.‎

    Kondisi jemaat Ahmadiyah di lokasi pengungsian yang menuntut janji Gubernur dan Pjs Bupati Lotim.

    Lombok Timur -
    Puluhan jemaat Ahmadiyah yang berada lokasi pengungsian Loka Latihan Kerja (LLK) Selong menagih janji dari Gubernur NTB, KHM.Zainul Majdi dan Mantan Pejabat Sementara Bupati Lombok Timur, H.Ahsanul Khalik saat masih menjabat sebagai Pjs Bupati. Karena sampai saat ini janji yang telah diucapkan para pemegang kebijakan itu belum ada realisasinya.

    "Kami tetap akan Tagih janji Gubernur dan Pjs Bupati Lotim," tegas, Edo,Juru bicara jemaat Ahmadiyah di lokasi pengungsian LLK Selong.

    Edo yang didampingi para jemaat ahmadiyah lainnya membeberkan janji dari Gubernur NTB yakni akan melakukan perbaikan dan renovasi rumah kami yang dirusak warga. Namun sampai saat ini tidak pernah dilakukan sehingga ini yang tentunya sangat kami sayangkan.

    Sementara pada satu sisi mantan Pjs Bupati Lotim,H.Ahsanul Khalik yang saat masih menjabat akan memberikan pekerjaan kepada kami. Namun itu pun hanya sekedar janji-janji saja yang tidak ditepati sampai berakhir masa jabatannya sebagai Pjs Bupati Lotim.

    "Pokoknya kami akan tuntut janji itu sampai kapanpun,karena kalau sudah berjanji harus ditepati,"ujarnya.

    Pada kesempatan itu juga para jemaat Ahmadiyah mengaku sudah bosan di lokasi penampungan saat ini. Sehingga menginginkan untuk kembali pulang ke rumahnya,karena selama berada di penampungan tidak ada pekerjaan yang kami lakukan untuk memberikan nafkah kepada keluarganya.

    "Kalau kami kembali ke kampungnya tentu akan bisa memberikan nafkah keluarga kami dengan mengolah lahan persawahan yang kami miliki,"pinta para jemaat Ahmadiyah dengan nada penuh harap.

    Sementara Kades Greneng,Budi Harlin meminta kepada jemaat Ahmadiyah untuk bertobat dengan kembali ke ajaran islam lagi. Karena kalau masih tetap berada pada keyakinan saat ini masyarakat desa Greneng tetap melakukan penolakan.

    " Memang ada yang ingin mau kembali tapi masih dipertimbangkan dan kajian dari masyarakat setempat," tandas Budi Harlin.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad