Header Ads

  • Breaking News

    Kampanye dihari Tenang masuk Ranah Pidana harus Diproses

    Kordiv HPP Panwaslu Lotim,Sahnam

    Lombok Timur - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur, M.Saleh menegaskan kalau melakukan kampanye pada saat memasuki hari tenang sudah masuk dalam ranah pidana. Sehingga diminta kepada semua paslon Pilgub maupun Pilbup Lotim tidak melakukan kampanye pada hari tenang dengan alasan apapun.

    "Saya tegaskan tidak dibenarkan ada yang melakukan kampanye pada hari tenang,karena sudah masuk ranah pidana dan kalau ada harus di proses," tegasnya.

    Ia meminta kepada semua paslon dan timses untuk menghormati suasana hari tenang. Dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang berbau kampanye pada hari tenang atau memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

    Karena sudah diberikan kesempatan untuk melakukan kampanye dan mensosialisasikan dirinya oleh masing-masing paslon selama beberapa bulan sebelumnya.Setelah itu memasuki hari tenang harus dihormati.

    "Panwaslu harus menindak tegas kalau ada paslon atau timses yang masih memanfaatkan hari tenang untuk kampanye," tandasnya.

    Hal yang sama juga dikatakan Kordiv HPP Panwaslu Lotim, Sahnam menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir apabila ditemukan atau ada laporan mengenai paslon dan timses yang masih kampanye pada hari tenang. Maka tentunya akan kami tindak tegas sesuai aturan main yang ada.

    "Kami akan tindak tegas kalau ada laporan dan temuan lapangan petugas," tandasnya.

    Sementara sebelumnya salah satu paslon Pilgub NTB No.4,Ali Sakti terus dikampanyekan saat kegiatan Adz Zikrol Hauliyah MDQH ke-53 di Ponpes NW Anjani hari Minggu tanggal 24 Juni 2014. Padahal itu sudah memasuki hari tenang,sedangkan Bawaslu dan Panwaslu Lotim belum ada tindakan tegas sampai saat ini.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad