Header Ads

  • Breaking News

    Kemah Bhakti dalam Mempersiapkan Kegiatan Pasraman

    Kegiatan Kemah Bhakti Pemuda Hindu ini diikuti sekitar 80 (Delapan Puluh) peserta yang terdiri dari 11 (Sebelas) Banjar yang ada di se Kecamatan Bayan, dilaksanakan selama 3 (Tiga) hari dari tanggal 23 sampai dengan 25 Juni 2018

    Lombok Utara - Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat I Wayan Widra memberikan Pembinaan sekaligus menutup acara Kemah Bhakti Pemuda Hindu di halaman Pura Penataran Agung Rinjani Kebaloan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

    Kegiatan Kemah Bhakti Pemuda Hindu ini diikuti sekitar 80 (Delapan Puluh) peserta yang terdiri dari 11 (Sebelas) Banjar yang ada di se Kecamatan Bayan, dilaksanakan selama 3 (Tiga) hari dari tanggal 23 sampai dengan 25 Juni 2018, kegiatan ini dimaksudkan sebagai persiapan dalam pelaksanaan kegiatan Pasraman baik di Tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan untuk mempersiapkan Peserta Pasraman di Tingkat Nasional.

    “Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Kemah Bhakti Pemuda Hindu ini adalah untuk mempererat hubungan jalinan persaudaraan, simakrama (Silaturahmi) intern umat Hindu, juga untuk mempertajam dalam meningkatkan kreasi untuk mempersiapkan pelaksanaan Pasraman di tingkat yang lebih tinggi” tutur Kabid Bimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi NTB I Wayan Widra saat dikonfirmasi Humas di ruang kerjanya, “Kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Kabupaten/Kota se Provinsi NTB” tambah I Wayan widra.

    Lebih lanjut I Wayan Widra menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini sangat perlu untuk diperhatikan, seperti Pratama Widya Pasraman di tingkat PAUD/TK, Adi Widya Pasraman di tingkat SD, Madyama Widya Pasraman di tingkat SLTP, Utama Widya Pasraman di tingkat SMA/SMK dan Maha Widya Pasraman di tingkat Perguruan Tinggi.

    “Kegiatan seperti ini merupakan ujung tombak dalam mempersiapkan peserta Pasraman yang handal, sehingga Provinsi Nusa Tenggara Barat pada khususnya dapat menjadi yang terbaik dalam kegiatan Pasraman di Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Provinsi Bali pada tahun 2019 yang akan dating” tegas I Wayan Widra, “Ada 9 jenis mata lomba yang harus kita ikuti di kegiatan Pasraman” tambahnya.

    Terakhir I Wayan Widra sangat mengharapkan peningkatan Pasraman di Nusa Tenggara Barat menjadi Pasraman Formal, karena saat ini masih merupakan Pasraman Non Formal, “Kita akan usulkan ke Pak Dirjen untuk diadakannya Pasraman Formal, minimal ada dua yaitu di Lombok dan di Sumbawa” pungkas I Wayan Widra.

    Editor : Bayu Aji

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad