Header Ads

  • Breaking News

    KPUD NTB di Demo Warga Lombok Tengah

    Ketua KPUD NTB Lalu Aksar Ansori menemui para demonstran dan memberikan penjelasan
     Mataram - Ratusan warga Lombok Tengah melakukan aksi demo ke kantor KPUD NTB,guna memberikan dukungan moril kepada panitia penyelenggara Pemilu Gubernur dan  Wakil Gubernur NTB,Sabtu (30/6)

    Aksi demo ini juga terkait pernyataan Ketua DPD Partai Demokrat NTB yang menyatakan tuselak politik dan ditujukan ke politisi dan masyarakat Lombok Tengah,keterlibatan Satpol PP Provinsi di TPS dan menolak hasil Quick Count versi LSI yang memenangkan salah satu Paslon Cagub dan Cawagub NTB


    Ratusan warga Lombok Tengah melakukan aksi demo ke kantor KPUD NTB

    Dengan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian ratusan masyarakat Lombok Tengah yang berkonvoi dan tiba di kantor KPUD NTB,langsung melakukan orasi secara bergantian.Warga lombok Tengah menyatakan keberatan dan tersinggung dengan pernyataan Ketua DPD Partai Demokrat Tuan Guru Mahally Fikri yang menyatakan tuselak politik dan ditujukan ke politisi dan masyarakat Lombok Tengah saat merilis kemenangan salah satu Paslon Kada usai pencoblosan Rabu 27 JUNI 2018

    “ Kami menyayangkan keterlibatan Satpol PP yang terjun langsung ke TPS di Kabupaten Lombok Tengah saat pencoblosan dan menolak hasil Quick Count versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang memenangkan salah satu Paslon Cagub dan Cawagub NTB,” terang Lalu Itzi salah satu demonstran
    kepada Seputar NTB

    Ketua KPUD NTB Lalu Aksar Ansori yang menemui para demonstran menegaskan LSI tidak pernah melakukan komunikasi dan kerjasama dengan KPUD NTB,LSI juga dinyatakan tidak terdaftar di KPUD NTB untuk melakukan Quick Count atau hitung cepat hasil Pemilukada NTB

    “Saya tegaskan kepada saudara-saudara KPUD NTB tidak ada komunikasi dan kerja sama dengan LSI,LSI tidak terdaftar di KPUD NTB untuk melakukan Quick Count atau hitung cepat hasil Pemilukada NTB,” ungkapnya.

    Ketua KPUD NTB menghimbau masyarakat NTB tidak mempercayai hasil Quick Count atau hitungan cepat Lembaga Survei terlebih yang tidak memiliki kredibilitas dan bersabar menunggu hasil resmi perolehan suara Pilkada NTB yang saat ini sedang di rekap dan dihitung secara manual.Hasil perolehan suara masing-masing Paslon Kada NTB akan
    diumumkan secara resmi oleh KPUD NTB pada 7 – 9 Juli 2018

    Massa yang merasa puas mendengarkan penjelasan dengan jawaban Ketua KPUD NTB akhirnya membubarkan diri dan bergerak menuju Mapolda NTB guna melaporkan dugaan tindakan pidana yang dilakukan Ketua DPD Partai Demokrat NTB Tuan Guru Mahally Fikri terkait pernyataannya yang menyatakan tuselak politik dan keterlibatan Satpol PP NTB di TPS saat pemungutan suara.

    Pewarta: Haka
    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad