Header Ads

  • Breaking News

    Panwaslu Lotim akan Panggil Oknum Komisioner KPU

    Ketua Panwaslu Lotim,Retno Sirnopati

    Lombok Timur - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lombok Timur akan segera memanggil dan memproses oknum komisioner KPU Lotim.Karena dianggap telah melanggar kode etik sebagai penyelenggara pemilihan umum di Lotim.

    Demikian ditegaskan Ketua Panwaslu Lotim,Retno Sirnopati kepada media ini diruang kerjanya." Kami akan panggil yang bersangkutan dalam waktu dekat ini," tegasnya.

    Retno menegaskan alasan pemanggilan oknum komisioner KPU Lotim tersebut. Karena di Whatsapp Group (WAG) atau medsos oknum yang bersangkutan telah mengucapkan selamat terhadap salah satu paslon Pilgub NTB.

    Sementara pada satu sisi hingga saat ini belum ada pengumuman pemenang hasil Pilkada Pilbup dan Pilgub NTB yang dilakukan KPU.Melainkan hanya baru dari hasil perhitungan cepat  yang tentunya keakuratan datanya belum bisa dipertanggungjawabkan.

    " Kenapa KPU tempat bernaungnya yang bersangkutan belum mengumumkan,tapi kok oknum komisioner itu sudah mengucapkan selamat kepada salah satu paslon ini yang jadi masalah," ujarnya.

    Bahkan tidak itu saja,lanjut Ketua Panwaslu Lotim,masalah ini juga sudah diketahui pihak Bawaslu untuk meminta segera menindaklanjuti dengan melakukan panggilan. Sehingga screenshotnya juga sudah kami simpan sebagai buktinya.

    "Kami akan panggil lalu akan serahkan ke dewan etik atau DKKP untuk memberikan saksi terhadap oknum tersebut, karena tentunya akan menjadi catatan nantinya kalau yang bersangkutan ada keinginan untuk maju kembali menjadi komisioner," tandasnya.

    Ditempat terpisah Mantan Ketua Panwaslu Lotim, H.Hulain menegaskan terhadap apa yang dilakukan oknum komisioner KPU itu sudah melanggar kode etik dan undang-undang.

    " Tidak boleh komisioner KPU mengucapkan selamat kepada paslon dengan alasan apapun,karena ini menunjukkan ketidaknetralan yang bersangkutan." tegas Hulain.

    Hal yang sama dikatakan mantan Komisioner KPU Lotim dan Panwaslu Lotim,Miftahurrahman menegaskan kalau tindakan yang dilakukan oknum komisioner KPU Lotim adalah tindakan gegabah dan ceroboh. Tanpa melihat dampak yang akan ditimbulkan kedepannya bagi diri yang bersangkutan.

    Karena apa yang dilakukan oknum itu sudah melanggar etik,sehingga Panwaslu harus segera melakukan pemanggilan oknum tersebut.Dengan tidak melakukan pembiaraan karena akan membahayakan terhadap lembaga penyelenggara pemilu kedepannya.

    "Oknum itu melanggar kode etik dan harus dilaporkan ke DKPP," tegasnya.

    Kemudian Anggota Dewan Etik Penyelenggara Pemilu NTB, Yan Marly dengan tegas mengatakan tidak boleh pihak penyelenggara mengucapkan selamat kepada salah satu paslon baik itu Pilbup maupun Pilgub NTB.

    "Gak boleh itu masuk etik," ucap Yan Marly singkat.
    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad