Header Ads

  • Breaking News

    Panwaslu Temukan Surat Suara Tercoblos di Lombok Timur‎


    Lombok Timur - Meski pencoblosan dan perhitungan suara Pilkada di tingkat KPPS sudah selesai. Namun tentunya menyisakan persoalan dengan Panitia Pengawas pemilu Kabupaten Lombok Timur menemukan surat suara Bupati dan Wakil Bupati,Gubernur dan Wakil Gubernur NTB sudah tercoblos.

    Berdasarkan data yang diperoleh dari Panwascam Selong maupun Panwaslu Lotim terdapat surat suara yang ditemukan tercoblos. Di TPS 2 Sekarteja satu surat suara ditemukan sudah tercoblos untuk paslon Bupati dan Wakil Bupati Lotim No 3. HM.Sukiman Azmy-H.Rumaksi.

    Kemudian di TPS 1 Kelurahan Sandubaya ditemukan juga surat suara sudah tercoblos untuk pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, HM.Ali BD dan Gde Sakti. Saat sedang berlangsung pemilihan,kemudian ditemukan di Panwascam Selong yang diteruskan ke Panwaslu Lotim.


    "Memang kami menemukan dua surat suara untuk Bupati dan Wakil Bupati Lotim, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB sudah tercoblos," tegas Ketua Panwascam Selong, Abdurrahim saat dikonfirmasi.

    Lebih lanjut Abdurrahim menjelaskan penemuan surat suara yang sudah tercoblos tersebut. Saat masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya di dalam bilik,kemudian saat di buka tidak tahunya sudah tercoblos.

    Sehingga langsung di laporkan ke petugas KPPS-nya masalah itu,untuk kemudian dilakukan pergantian dengan surat suara lainnya yang belum tercoblos.

    " Kami sudah melakukan klarifikasi dengan petugas KPPS-nya mengenai masalah tersebut," ujarnya.

    Selain itu,lanjut Ketua Panwascam Selong ini, pihaknya juga menemukan kasus yang sama di wilayah Desa Denggen Timur,Kecamatan Selong terutama di TPS 2 dan 5.

    "Malam ini kami akan panggil KPPS-nya untuk melakukan klarifikasi," ujarnya.

    Ditempat terpisah Ketua Panwaslu Lotim, Retno Sirnopati membenarkan pihaknya sudah menerima laporan mengenai adanya temuan di lapangan terhadap adanya surat suara yang sudah tercoblos di dua TPS yang di Kelurahan Sandubaya dan Sekarteja.

    " Panwascam Selong sudah memanggil KPPS-nya untuk diminta klarifikasi dan keterangan," tandasnya.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad