Header Ads

  • Breaking News

    Puskesmas Tanjung,Puskesmas Ramah Anak Pertama di NTB

    Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar SH MH
    meresmikan Puskesmas Tanjung sebagai Puskesmas Ramah Anak Pertama di NTB ditandai dengan penandatanganan prasasti (22/6).foto : sas/humaspro

    Lombok Utara - Bertempat di Puskesmas Kecamatan Tanjung, Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar SH MH didampingi Sekretaris Daerah KLU Drs H Suardi MH melakukan launching Puskesmas Ramah Anak UPT BLUD Puskesmas Tanjung (22/6).

    Ketua Tim Penggerak PKK KLU Hj Rohani Najmul Akhyar dan Kadis Kesehatan KLU Khaerul Anwar MKes saat launching Puskesmas Ramah Anak UPT BLUD Puskesmas Tanjung (22/6).foto : sas/humaspro

    Hadir dalam acara tersebut, Ketua PKK KLU Hj Rohani Najmul Akhyar, Ketua GOW KLU Nani Triana Cahyani Sarifudin, Kadis Kesehatan Khaerul Anwar MKes, Camat Tanjung Drs Syamsudin, Direktur Bank NTB Cabang Pembantu Tanjung, Parakepala OPD KLU serta Paradokter dan Perawat Puskesmas Tanjung.


    Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Utara dalam siaran pers yang diterima Seputar NTB,Sabtu,menyebutkan,Koordinator Penyelenggara Kadis Kesehatan KLU Khaerul Anwar MKes menyampaikan launching Puskesmas Tanjung sebagai Puskesmas Ramah Anak, satu-satunya di KLU bahkan di Provinsi NTB. Di Indonesia, lanjutnya, baru hanya 10 persen saja puskesmas yang bisa dikategorikan puskesmas layak anak.

    "Puskesmas Tanjung merupakan puskesmas dengan kunjungan terbanyak, kurang lebih setiap hari ada 150 kunjungan dan rata-rata membawa anak. Dari situlah filosofi kita bentuk puskesmas ramah anak. Kami juga mendapat bantuan dari Dispora dan Dinas Sosial yang memberikan bantuan," imbuhnya.

    Puskesmas ramah anak adalah sarana layanan kesehatan yang dihajatkan untuk bisa terpenuhinya hak-hak anak. Terdapat pula layanan inisiasi menyusui dini dan layanan Usaha Kesehatan Sekolah.

    "Tujuan dari Puskesmas Ramah Anak adalah bagaimana memproteksi anak-anak supaya dampak negatif, bisa ditekan sedini mungkin. Konsep PAUD di RSUD juga sama, sehingga disana ada proses pembelajaran sehingga tidak ikut masuk ke ruangan rumah sakit, supaya anak-anak tak merasa kehilangan hak-hak belajarnya," tutur bupati.

    "Saya apresiasi untuk Dinas Kesehatan, Dispora dan Dinas Sosial yang telah berkolaborasi dalam proses terwujudnya Puskesmas Ramah Anak ini. Saya berharap kedepan ada puskesmas lain yang mengikutinya," ungkap bupati.

    Bupati menambahkan, kepada petugas kesehatan untuk tetap berkomitmen memberikan layanan yang terbaik, sikap tulus dari hati.
    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad