Header Ads

  • Breaking News

    Aduh, BK Hanya Bisa Klarifikasi Saja,Tidak Berani Berikan Sanksi ‎

    Ketua BKD DPRD Lotim, Mustayib


    Lombok Timur - ‎Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Lombok Timur hanya bisa melakukan klasifikasi saja terhadap sebanyak 18 orang anggota DPRD Lotim yang bermasalah dalam kasus dugaan SPPD fiktif dan joki tersebut. Tanpa bisa memberikan sanksi tegas terhadap belasan anggota dewan tersebut. ‎

    Demikian ditegaskan Ketua BKD DPRD Lotim, Mustayip kepada media ini saat dikonfirmasi. "Memang BK sudah mengumpulkan belasan anggota dewan yang tidak berangkat itu untuk dilakukan klarifikasi saja," tegasnya.

    Menurut politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengatakan dari keterangan yang diperoleh dari anggota dewan yang tidak berangkat tersebut. Dengan menjelaskan kalau tidak berangkat karena alasan tiket diperoleh pada malam hari,sedangkan waktu itu masih mengurus berkas pencalegan sampai malam hari.

    Maka tentunya membuat kegiatan pemberangkatan untuk melakukan diklat atau bimtek ke Jakarta menjadi terganggu. Sedangkan pada satu sisi tiket sudah terlanjur dibeli dan tidak bisa dikembalikan.

    " Ketimbang tiketnya hangus dan mubazir,maka digantikan sama orang lain atau keluarganya,sehingga tentunya harap di maklumi saja," ujarnya.

    Sementara saat ditanya mengenai sanksi terhadap belasan anggota dewan tersebut. Mustayib tidak banyak memberikan penjelasan,karena pihaknya sudah melakukan klarifikasi kepada mereka.

    " Saya sudah klarifikasi rata-rata masalahnya mereka tidak berangkat urusan nyaleg," ujarnya seraya menambahkan hasil kesepakatan untuk yang tidak ikut bimtek tahap pertama akan dilakukan bimtek tahap kedua.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad