Header Ads

  • Breaking News

    Anggota Dewan Lompat Pagar Harus Mengundurkan Diri


    Lombok Utara – Daftar anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang lompat pagar pada pendaftaran bakal calon legislatif bertambah.Setelah sebelumnya hanya terekam 3 nama, yakni Dra. Ni Wayan Sri Pradianti, Hj. Galuh Nurdiyah dan Putrawadi (ketiganya Demokrat),di hari pendaftaran terakhir kemarin, nama dewan bertambah menjadi Arif Usman,Zarkasi dan M Nasahar S.Ag.Arif Usman memilih keluar dari Hanura dan menyeberang ke PAN,Zarkasi keluar dari PKPI dan pindah ke Hanura, Terakhir M Nasahar, S.Ag keluar dari PBB pindah ke PAN.

    Perihal kepindahan kedua bacaleg dari kalangan anggota DPRD yang melibatkan Partai Hanura ini diakui oleh Ketua DPC Hanura Lombok Utara, Lalu Mamad Mujahid. Kepada wartawan,Jumat,(20 Juli 2018) sore, Mamad mengungkapkan, pendaftaran bacaleg dari Partai Hanura telah berproses di KPU pada Selasa sore. Hingga pendaftaran dilakukan, bursa bacaleg dari Hanura mengalami pergeseran.

    Menurut Mamad, anggota DPRD dari Partai PKPI, Zarkasi Haq, S.Ag. M.Si., mencalonkan diri sebagai bacaleg 2019 DPRD KLU, melalui Partai Hanura. Yang bersangkutan sudah mengambil formulir pendaftaran dan didaftarkan ke KPU.

    Selain Zarkasi yang masuk Hanura, partai asuhan Wiranto ini juga akan ditinggalkan oleh satu kader yang masih aktif sebagai anggota DPRD KLU, Arif Usman. Awalnya Arif sudah mengambil formulir pencalonan dari Partai Hanura, hingga didaftarkan ke dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Hanya saja, dalam proses sebelum berkas diajukan ke KPU pada hari terakhir pendaftaran, Arif memilih mencabut berkasnya.

    “Memang kemarin Pak Arif Usman sudah mencabut berkasnya, tetapi karena namanya terdaftar di Silon, jadi tetap kita daftarkan melalui Hanura. Perkara nanti dia juga mencalonkan diri dari parpol lain itu urusan belakangan,” jelasnya.

    Terpisah, Ketua KPU Lombok Utara, Burhan Ekwanto kepada wartawan mengungkapkan setiap anggota DPRD Lombok Utara yang ingin mencalonkan diri melalui partai politik lain, maka yang bersangkutan harus mengajukan surat pernyataan mundur dari partai politik dan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD Lombok Utara.

    Surat pengunduran diri ini akan dilampirkan pada saat pendaftaran yang dilakukan partai politik saat menyerahkan daftar bakal calon legislatif. Pada lampiran tersebut juga harus disertakan tanda terima surat pengunduran diri Sekretariat Dewan. Pihaknya belum memeriksa berkas bacaleg secara perorangan, sehingga belum diketahui apakah anggota dewan yang mencalonkan diri dari parpol lain sudah menyertakan surat pengunduran diri.

    “Pada masa perbaikan mereka harus menyampaikan kekurangan. Kalau sampai masa perbaikan di tanggal 21 Juli yang bersangkutan tidak mengajukan surat mundur, maka calon bersangkutan menjadi tidak memenuhi syarat menjadi calon tetap,” tandas Burhan.

    Ditambahkannya, verifikasi syarat caleg akan dilakukan pada 18 Juli. Kemudian hasilnya akan diumumkan pada 19 Juli, pada saat inilah baru diketahui bacaleg mana saja yang syarat-syaratnya masih kurang dan harus melengkapi.

    Sementara itu,Wakil ketua DPRD Lombok Utara,Sudirsah Sujanto,kepada wartawan mengaku pihaknya belum menerima surat pengunduran diri dari anggota DPRD yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari partai lain. “Belum ada, sampai sekarang belum ada pengajuan surat pengunduran diri,” jawabnya singkat.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad