Header Ads

  • Breaking News

    Giliran Guru Ngaji Cabuli Santrinya

    Guru ngaji pelaku pencabulan santrinya tertunduk lemas di ruang unit PPA Polres Lotim

    Lombok Timur - Guru ngaji dengan inisial, LF,warga Montong Baan, Kecamatan Sikur mendekam di sel tahapan Polres Lotim, setelah dilaporkan pihak keluarga santrinya karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap santrinya saat mengajar mengaji di salah satu Masjid tempat tinggal pelaku.

    Sebelumnya juga salah satu pimpinan Ponpes di wilayah Kecamatan Masbagik juga melakukan perbuatan yang sama. Dengan mencabuli dua santrinya sehingga harus mendekam di sel tahanan Polres Lotim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Kanit PPA Polres Lotim, Bripka Hermanto siijin Kasat Reskrim, AKP Joko Tamtomo, S.ik membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari orang tua korban mengenai kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru ngaji terhadap santrinya yang masih berstatus siswa SD.

    Saat sedang mengajar ngaji di Masjid tempat tinggal guru ngaji tersebut. Dengan memasukkan telunjuknya ke mahkota kemaluan santrinya.

    " Orang tua santri tidak terima perbuatan sang guru ngaji melaporkan kasus ini ke Polres Lotim,untuk kami tindaklanjuti," tegas Hermanto.

    Ia menuturkan dari keterangan korban maupun pelaku pada saat melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut guru ngaji itu melakukannya saat sedang mengajar mengaji. Sekitar pukul 17.00 wita dengan jumlah santri yang diajarkan mengaji sebanyak 20 orang.

    Kemudian memanfaatkan kesempatan itu dengan memasukkan telunjuknya ke kemaluan santrinya saat sedang mengajar ngaji.Bahkan tidak itu saja pihaknya sedang mendalami lagi kemungkinan ada korban lainnya.

    " Dalam kasus ini pelaku diancam dengan pasal undang-undang perlindungan anak," tandasnya.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad