Header Ads

  • Breaking News

    Ingat, Jamaah Haji Wajib Perhatikan Hal Ini

    Jemaah Haji memaksakan diri pulang tanpa alas kaki, sehingga kaki jemaah menjadi melepuh karena panasnya aspal jalan



    Mataram - Sangat disayangkan sebagian Jamaah Haji yang sudah tiba di Madinah tidak mengikuti arahan dan aturan yang sudah ditentukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji tahun 2018. Beberapa kasus ditemukan oleh Tim PPIH 2018, baik di Tim Gerak Cepat (TGC) maupun oleh Tim Promosi PreventiF (TPP).

    Seperti yang disampaikan Kasi Informasi Haji Bidang PHU Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, Hj. Sri Latifa Muslim, via telepon seluler menyampaikan ada kejadian yang terjadi sesuai informasi dari Tim PPIH 2018 baik dari Tim Gerak Cepat (TGC) maupun oleh Tim Promosi PreventiF (TPP). Misalnya, jemaah lupa atau kehilangan sandal, sehingga para Jemaah Haji memaksakan diri pulang tanpa alas kaki, sehingga kaki jemaah menjadi melepuh karena panasnya aspal jalan. Karena itu. Tim pun mengharapkan  agar Jemaah Haji tidak lupa membawa kantong plastik sebagai tempat menyimpan sandal pada saat mau masuk Masjid.

    Kejadian lain, Jamaah saat baru sampai pondok kadang langsung ke masjid dan tidak memperhatikan nama hotel dan nomor kamar sehingga saat pulang tersesat. Dalam hal ini diharapkan untuk tidak terpisah dari regu atau paling kurang ada teman 2-3 orang.

    Beberapa solusi diberikan. Pertama, begitu datang langsung minta kartu hotel, simpan di tas kecil dan catat nomor kamar dan hotel. Begitu sampai di luar sebelum jalan, jamaah harus perhatikan kembali nama dan nomor hotel serta gedung di kiri-kanan dan depan hotel sebagai pengingat. Namun, jika tetap kesasar maka TGC siap membantu.

    Jamaah ketika setiap keluar pondokan sering lupa membawa alat pelindung diri (APD). Misalnya, masker basah dan pelindung kepala seperti payung dan lainnya dan hidung keluar darah. Maka solusinya, setiap keluar pondok gunakan masker yang dibasahi dan selalu membawa topi atau pelindung lainnya seperti semprotan air dan botol minum dan beberapa biji kurma. Air Zam Zam banyak terdapat di Nabawi.

    Diingatkan, jika ada kejadian meninggal di masjid karena kelelahan, belum istirahat, makan, minum serta mempunyai penyakit, maka usahakan istirahat sejenak, makan dan minum dahulu baru ke masjid. Jika kelelahan dianjurkan istirahat dulu, jangan memaksakan diri.

    Ingat haji itu wukuf di Arafah, jangan lupa konsumsi obat apalagi Jamaah Haji yang sudah berusia lanjut atau lansia (Khusus Jamaah RISTI Resiko Tinggi), diharapkan jangan putus obat (minum segera mungkin obat yang sudah dibawa dari tanah air. Kalau lupa bawa, langsung minta sama petugas kesehatan haji baik TKHI maupun PPIH, terkhusus jamaah yang mengalami penyakit jantung, DM, PPOK.

    Editor : Purwandi

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad