Header Ads

  • Breaking News

    Kades Terpilih Lantung Padesa "Terindikasi" Menggunakan Ijazah Palsu



    Sumbawa Besar
    - Kepala Desa Terpilih Berinisial SH, pada pemilihan Kepala Desa Padesa, Kecamatan Lantung baru baru ini, diduga menggunakan ijazah palsu dalam pencalonannya. hal itu terungkap setelah SH (Kades terpilih) memenangkan pilkades Desa setempat dengan selisih sangat tipis yakni hanya 3 suara atas rivalnya MN.


    Berdasarkan informasi yang dihimpun Seputar NTB menyebutkan bahwa dugaan penggunaan ijazah palsu oleh SH, sudah terendus oleh MN yang tidak lain adalah lawan politiknya pasca dilakukan penetapan calon kepala Desa, Desa Lantung Padesa. hal tersebut dilaporkan kepada Panwas setempat, kemudian panwas menindaklanjuti laporan tersebut pasca adanya pemenang pilkades. selanjutnya panwas melakukan penelusuran dan mendapat surat keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bima yang menyatakan bahwa ijazah tersebut dinyatakan tidak sah.

    Ketua Panwas Pemilihan Kepala Desa Lantung Padesa, Andika Syaputra yang dikonfirmasi mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dan sejumlah bukti-bukti dari pelapor yang diberikan kepada panwas, ijazah tersebut diduga palsu. pihaknya langsung melakukan penelusuran untuk membuktikan kebenaran laporan tersebut. " Kebetulan Ijazah paket B itu dikeluarkan di Kabupaten Bima. Maka kami melakukan penelusuran di Dinas Pendidikan setempat dan ternyata berdasarkan surat pernyataan dari Diknas setempat, mengatakan kalau ijazah tersebut tidak sah atau palsu," ungkap Andhika.

    Dikatakan Andhika, Setelah mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung melakukan komunikasi dengan pelapor dan memberikan kesempatan kepada panwas nantinya untuk melakukan musyawarah mufakat di tingkat desa untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan melibatkan pihak DPMD, pemerintah Kecamatan, Kepolisian dan instansi terkait lainnya. "Jika nantinya dalam musyawarah tidak ada solusinya,  maka persoalan tersebut akan direkomendasikan penanganannya kepada pihak kepolisian", tandas Andhika.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad