Header Ads

  • Breaking News

    Memaksimalkan Kemampuan Serati Banten melalui Pelatihan Rutin

    Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin saat menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka secara resmi dilaksanakannya Orientasi Serati Banten di Hotel Lombok Plaza Cakranegara,Selasa (10/7/2018)


    Mataram - Banten adalah alat bantu dalam pemujaan, sehingga timbul pengertian bahwa bali atau banten adalah “niyasa” atau simbol keagamaan, karena demikian sakralnya makna banten maka dalam Yadnya prakerti disebutkan bahwa mereka yang membuat banten (Serati Banten ) hendaknya dapat berkonsentrasi kepada siapa banten itu akan dihaturkan dan dipersembahkan.Seorang serati banten merupakan seseorang yang memiliki keahlian, baik dari segi etika maupun kemampuan, dalam membuat perlengkapan upacara keagamaan khususnya banten dan sesaji di lingkungan masyarakat Hindu. Banten yang dibuat harus berlandaskan rasa tulus ikhlas dan etika yang baik sehingga meningkatkan arti serta makna suatu upacara.

    Hal tersebut diatas disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin saat menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka secara resmi dilaksanakannya Orientasi Serati Banten di Hotel Lombok Plaza Cakranegara sore ini,Selasa (10/7/2018)

    “Guna meningkatkan SDM Serati Banten untuk memberikan pelayanan kepada umat dalam membuat banten yang lebih bermakna, saya minta kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan Orientasi ini secara sungguh-sungguh sampai akhir pelaksanaannya”, harap H. Nasruddin didepan 40 peserta Orientasi Serati Banten se-Pulau Lombok yang direncanakan akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 10 sampai dengan 11 Juli 2018.

    H.Nasruddin juga mengajak para serati banten untuk senantiasa mengembangkan rasa tulus serta mengaplikasikan etika dan sesamanya dalam membuat sebuah banten sehingga dapat meningkatkan makna sebuah upacara/yadnya, mengingat yadnya merupakan proses menuju peningkatan kesadaran dan kesucian diri sesuai ajaran dharma.

    Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara I Gede Subrata dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya Orientasi Serati Banten ini selain untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan, juga ditujukan untuk meningkatkan kerjasama antara serati banten lainnya, membekali serati banten agar berperan aktif pada saat perayaan hari raya Agama Hindu, meningkatkan kompetensi dalam mendesain dan untuk meningkatkan kerukunan baik intern umat Hindu maupun ekstern dengan umat lainnya.

    Kegiatan Orientasi Serati Banten ini selain dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasruddin, juga dihadiri oleh Pejabat Eselon III di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, Kasi Bidang Bimas Hindu Kanwil Kemenag NTB, Kasi Hindu Kemenag Kabupaten Lombok Barat dan Kemenag Kota Mataram serta undangan lainnya

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad