Header Ads

  • Breaking News

    Najamuddin Polisikan Cabup Lotim Terpilih ‎

    Cawabup Lotim, H,Najamuddin Moestopa saat memberikan keterangan pers di kantor Polres Lotim terhadap laporan yang dilayangkan ke Polres Lotim.

    Lombok Timur - Calon Wakil Bupati Lombok Timur,H.Najamuddin Moestopa mempolisikan Calon Bupati Lotim terpilih berdasarkan hasil perhitungan cepat lembaga survei,HM.Sukiman Azmy ke Polres Lotim,Rabu (4|7). Terkait dengan dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan yang menyebabkan H.Najamuddin Moestopa merasa dirugikan.

    Sementara kasusnya sedang ditangani unit tipiter Polres Lotim,guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

    Berdasarkan pantauan media ini di Polres Lotim, Cawabup Lotim, H.Najamuddin Moestopa datang melapor ke Polres Lotim sekitar pukul 09.00 wita. Dengan didampingi pengawal pribadi (Walpri) langsung naik ke lantai 2 Satuan Reskrim,kemudian masuk ke salah satu ruangan dengan pemeriksaan secara tertutup.

    " Memang benar pak Haji Najamuddin Moestopa melapor dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik," kata salah seorang penyidik Reskrim Polres Lotim.

    Kemudian Cawabup Lotim,H.Najamuddin Moestopa kepada wartawan saat memberikan keterangan pers di Polres Lotim mengatakan kalau dirinya datang melapor ke Polres Lotim atas nama pribadi. Dengan melaporkan HM.Sukiman Azmy terkait dengan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan bersangkutan terhadap dirinya.

    Saat dirinya mengucapkan selamat kepada yang bersangkutan atas terpilihnya menjadi Bupati Lotim melalui via SMS pribadinya. Namun sangat disayangkan dalam balasan SMS beliau justru membuat dirinya merasa terusik dan dirugikan dengan balasan SMS beliau.

    Apalagi dirinya dikatakan orang yang memfitnah yang bersangkutan sebagaimana isi dalam balasan SMS yang bersangkutan. Padahal dirinya tidak pernah melakukan sesuai apa yang dikatakan dalam SMS tersebut.

    " Saya merasakan dirugikan dengan isi SMS pak Sukiman,makanya datang melapor ke Polres Lotim atas nama pribadi yang dirugikan untuk meminta keadilan," tegas Najamuddin sambil memperlihatkan bunyi SMS kepada media.

    Ia meminta kalau memang pak Sukiman merasa telah difitnah oleh dirinya silahkan buktikan dimana saya mengatakan hal tersebut. Apalagi ada panwaslu dan polisi yang mengawasi dan mengawal saat melakukan kampanye pada Pilkada itu.

    Maka tentunya sudah di tegur sama Panwas dan polisi,kalau saya mengatakan seperti apa yang ada di balasan SMS bersangkutan. Sedangkan persoalan yang menimpa bersangkutan sudah menjadi rahasia umum.

    "Kasus ini tidak hanya sampai sebatas lapor melapor,akan tapi harus sampai ke pengadilan agar tahu siapa yang benar dan tidak," Tantang Najamudin yang juga mantan Ketua DPW PKB NTB ini.

    Selain itu,lanjut Najamuddin, dirinya juga menyampaikan ucapan yang sama kepada H.Rumaksi selaku Calon Wakil Bupati yang bersangkutan,dibalas dengan baik.

    " Kenapa pak H Sukiman balas SMS saya bunyinya seperti itu,sedangkan H.Rumaksi balasannya baik dan tidak ada yang menyinggung," tambahnya.‎

    Sementara Cabup Lotim terpilih, HM.Sukiman Azmy saat dikonfirmasi mengatakan mohon maaf saya belum tahu substansi masalah yang diadukan oleh beliau. Dan tentu akan dipanggil para pihak yang bersangkutan dengan hal tersebut oleh Polres.

    " Kita tunggu perkembangannya,terima kasih," kata Sukiman Azmy saat memberikan jawaban melalui whatsapp pribadinya.

    Kaur Bin Ops Satuan Reskrim Lotim, Ipda Sahiman  enggan memberikan komentar masalah ini,karena persoalannya masih belum menerima laporan dari penyidik masalah ini.

    " Kan masih diperiksa pelapornya,makanya belum mengetahui apa yang dilaporkan," ujar Sahiman.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad