Header Ads

  • Breaking News

    Oknum Komisioner KPU Lotim diminta Ksatria Jangan jadi Pengecut ! ‎"Dipanggil Panwaslu aja Takut,Apalagi dipanggil Polisi,Kejaksaan dan KPK”

    Tokoh politik Lotim, Sawaludin.

    Lombok Timur - Salah satu tokoh politik Lombok Timur, Sawaludin angkat bicara terhadap sikap yang diberikan oknum anggota komisioner KPU Lotim. Dengan mangkirnya atau tidak memenuhi surat panggilan yang dilayangkan Panwaslu Lotim terhadap oknum tersebut.

    Karena seharusnya oknum tersebut harus ksatria memenuhi panggilan Panwaslu Lotim.Bukan malah menjadi seorang pengecut dalam menghadapi permasalahan yang sedang dihadapinya saat ini.

    " Masa dipanggil Panwaslu saja takut, apalagi dipanggil polisi,kejaksaan dan KPK,sehingga sangat disayangkan sekali," tegas Sawaludin kepada media Seputar NTB

    Ia meminta kepada oknum komisioner KPU tersebut agar menghormati dan menghargai  tugas Panwaslu Lotim. Karena mereka menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang ada.

    Bukan masalah mencari alasan sehingga tidak bisa menghadiri panggilan Panwaslu Lotim seperti .Meski diketahui antara KPU dengan Panwaslu Lotim saat ini sama-sama sibuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap rekapitulasi hasil Pilkada di tingkat kecamatan.

    " Harusnya oknum Komisioner itu sebagai bagian dari pihak penyelenggara pemilu memberikan contoh yang baik bagi masyarakat,bukan malah seperti ini," ujarnya.

    Oleh karena itu, lanjut Sawaluddin,dengan sikap yang ditunjukkan oknum komisioner KPU Lotim tersebut. Maka tentunya ini merupakan preseden buruk bagi lembaga KPU Lotim,karena biar bagaimanapun juga seorang komisioner KPU Lotim tidak pantas mengucapkan selamat kepada salah satu paslon Pilgub NTB yang dimenangkan berdasarkan hasil perhitungan cepat lembaga survei.

    Sementara KPU sendiri belum melakukan perhitungan,sehingga inilah yang menjadi pertanyaan kita bersama ada apa dengan oknum komisioner KPU tersebut? sehingga sampai tercetus ucapan itu di Whatsapp banyak pihak di dalam grup tersebut.

    " Kalau begini watak seorang oknum komisioner KPU Lotim cukup satu periode saja,jangan berikan menjabat yang kedua kalinya," tandas Politisi Partai Gerindra ini.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad