Header Ads

  • Breaking News

    Panwaslu Kota Mataram Rekomendasikan Blacklist PPPK tidak Profesional


    Mataram - Panwaslu Kota Mataram rekomendasikan blacklist Kelompok Pemungutan Suara atau KPPS yang tidak profesional dalam bekerja saat pemungutan suara pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur 2018.Panwas di TPS temukan sejumlah pelanggaran pemilu, seperti adanya pemilih yang mencoblos dua kali karena mengantongi  C-6 atau surat panggilan ganda yang diterbitkan KPU Kota Mataram.

    Berjalannya rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  NTB 2018 di tingkat KPU Kota Mataram berjalan cukup alot menyusul sejumlah koreksi dan pertanyaan yang dilontarkan Panwaslu Kota Mataram  terhadap kelompok pemungutan suara atau KPPS saat mempresentasikan hasil perolehan suara.

    Sempat terjadi perdebatan antara Panwaslu Kota Mataram dengan Komisi Pemilihan Umum KPU kota Mataram  terkait regulasi atau aturan main Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.
    Panwaslu Hasan Basri mempertanyakan adanya sejumlah pelanggaran Pemilu seperti adanya pemilih mencoblos dua kali karena mengantongi C-6 atau surat panggilan ganda yang diterbitkan KPU Kota Mataram.

    KPU Kota Mataram berdalih terjadinya persoalan tersebut karena pemilih yang bersangkutan pernah pindah domisili,” kami mengakui mengakui hal itu merupakan suatu kesalahan dan kedepannya akan dilakukan perbaikan,” tegas Divisi Teknis Penyelenggara KPU Kota Mataram Bedi Saparwadi.
    Temuan lolosnya pemilih yang mengantongi C-6 atau surat panggilan memilih ganda hingga bisa melakuan pencoblosan lebih dari satu kali murni karena kelalain petugas KPPS di TPS.

    Panwaslu Kota Mataram merekomendasikan blacklist Kelompok Pemungutan Suara atau KPPS yang tidak profesional dalam bekerja saat pemungutan suara Pemilukada Gubernur dan Wakil gubernur NTB 2018. Hal itu bertujuan agar kasus serupa tIdak terulang kembali pada Pileg dan Pilpres 2019.

    Pewarta : Haka
    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad