Header Ads

  • Breaking News

    Penyidik terus Kumpulkan Bukti Masalah SPPD Fiktif Dewan


    Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Joko Tamtomo, S.ik.

    Lombok Timur
    - Penyidik unit Tipikor Satreskrim Polres Lombok Timur terus mengumpulkan data dan bukti  dugaan SPPD fiktif dan joki yang terjadi di DPRD Lotim. Terhadap 18 orang anggota DPRD Lotim yang tidak berangkat diklat di Jakarta dari tanggal 13 s.d 16 Juli 2018,akan tapi uang SPPD diambil,lalu digantikan sama orang lain.


    " Kasus dugaan SPPD fiktif DPRD Lotim sedang melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti-bukti yang dibutuhkan," tegas Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP Joko Tamtomo,S.ik.

    Ia mengatakan pihaknya juga sudah ke pihak Sekretariat Dewan (Sekwan) untuk melakukan pengambilan data. Terkait dengan SPPD maupun data lain yang dibutuhkan untuk pengembangan penyelidikan mengenai dugaan SPPD fiktif tersebut.

    Selain itu akan melakukan konsultasi dan komunikasi dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Dalam masalah kerugian negara dalam kasus dugaan SPPD fiktif,apakah ada ataukah tidak.

    Dengan tentunya harus dilakukan audit nantinya, sehingga akan kelihatan mengenai kerugian negara dalam kasus tersebut.

    " Kami masih belum lakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus dugaan SPPD fiktif,tapi masih kumpulkan data-data yang dibutuhkan," tandasnya.

    Di Tempat lain Direktur Lombok Corruption Watch (LCW) Lotim, H.Hulain meminta kepada aparat penegak hukum untuk tidak main-main dalam penanganan dugaan SPPD fiktif dan Joko yang dilakukan belasan anggota DPRD Lotim.

    Melainkan harus mengusut tuntas dengan tentunya meminta pertanggungjawaban terhadap 18 orang anggota DPRD Lotim tersebut. Termasuk pihak Sekwan maupun yang lainnya sehingga akan menjadi jelas dan terang benderang persoalan ini.

    " Indikasi dugaan kerugian negara sudah jelas dibalik dugaan SPPD fiktif tersebut,sehingga tentunya komitmen Polres Lotim dalam penegakan hukum sangat kita nantikan," tandas Hulain.

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad