Header Ads

  • Breaking News

    Soal PSU, KPU Lotim Abaikan Rekomendasi Panwaslu

    Ketua KPU Lotim, M.Saleh

    Lombok Timur - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur mengabaikan rekomendasi Panwaslu Lotim.Terkait dengan masalah Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 4 Desa Lepak,Kecamatan Sakra Timur untuk Bupati dan wakil Bupati Lotim,karena dianggap tidak memenuhi unsur untuk melakukan PSU tersebut.

    " Kami sudah melakukan kajian dan pleno terhadap rekomendasi dari Panwaslu soal PSU itu,tapi tidak bisa dilakukan karena unsur tidak cukup," tegas Ketua KPU Lotim, M.Saleh yang didampingi komisioner KPU lainnya di kantor.

    Ia menjelaskan rekomendasi Panwascam Sakra Timur masuk tanggal 29 Juni 2018,untuk kemudian ditindaklanjuti oleh PPK Sakra Timur dengan melakukan koordinasi bersama KPU Lotim.

    Guna melakukan pengkajian terhadap rekomendasi tersebut. Bahkan tidak itu saja kami mengundang PPK,PPS dan KPPS Lepak untuk melakukan pengkajian lagi.Guna mendengarkan tuduhan dan kajian dari rekomendasi tersebut.

    Dengan melihat fakta-fakta dan dasar hukumnya,akan tapi setelah dilakukan semua itu ternyata KPPS tidak pernah melakukan pengrusakan surat suara melainkan diketahui setelah perhitungan suara.

    " Tidak melakukan PSU karena tidak memenuhi unsur didalamnya,apalagi dalam PKPU No 08 tahun 2017 pasal 59 sudah jelas disebutkan," tandasnya.

    Sementara ditempat terpisah Koordinator Divisi Hukum,Pelanggaran dan Penindakan (HPP) Panwaslu Lotim, Sahnam mengatakan memang pihak telah mengeluarkan rekomendasi terhadap KPU Lotim untuk melakukan PSU di TPS 04 Lepak tersebut. Karena ditemukan adanya kerusakan surat suara saat pelaksanaan Pilkada berlangsung.

    " Panwaslu hanya memberikan rekomendasi kepada KPU masalah PSU, kemudian terserah mau melaksanakan ataukah tidak itu ada ditangan KPU sendiri," tandas Sahnam.‎

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad