Header Ads

  • Breaking News

    Ditemukan DPT Bermasalah, Bawaslu Lotim Anggap KPU Tak Cermat Kerja ‎

    Ketua Bawaslu Lotim,Retno Sirnopati memperlihatkan temuan masalah dalam DPT yang ditetapkan KPU Lotim
    Lombok Timur - Pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lombok Timur menganggap kalau pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim tidak cermat bekerja. Pasalnya dengan banyak ditemukan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 yang telah ditetapkan KPU Lotim.

    "Kami menilai kalau KPU Lotim tidak cermat dalam bekerja dengan masih terdapatnya masalah dalam DPT tersebut,sehingga menyebabkan data tidak valid," tegas Ketua Bawaslu Lotim, Retno Sirnopati kepada media ini.

    Ia menjelaskan berdasarkan hasil analisis pengawasan DPT Pileg 2019 yang telah dilakukan ditemukan berbagai persoalan sesuai dengan tipologi masalahnya.

    Diantaranya dalam DPT Pileg itu ditemukan muncul sebanyak 776 orang pemilih yang masuk dalam kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Karena seharusnya dalam DPT itu TMS tidak boleh masuk lagi.

    Selain itu temuan di DPT tidak jelas identitasnya warga yang masuk dalam DPT. Seperti contoh beda alamat KTP dengan di DPT,beda nama Nomor Induk Kependudukan (NIK),Nomor Kartu Keluarga (NKK) di DPT,beda tempat tanggal lahir dan belum terdaftar di DPT dengan jumlah 665 orang.‎

    "Seharusnya sebelum ditetapkan DPS menjadi DPT Pileg, KPU hendaknya harus jeli dan teliti,agar tidak menjadi masalah lagi seperti sekarang ini," ujarnya.

    Namun yang jelas,lanjut Retno,pihaknya sudah melakukan rekomendasi ke KPU Lotim sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada masalah yang ditemukan dalam DPT tersebut.

    "Kami sudah rekom ke KPU Lotim terhadap temuan dalam DPT yang dianggap bermasalah," tandas Ketua Bawaslu Lotim, Retno Sirnopati.


    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad