Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Minggu, 09 Desember 2018

Wisatawan : Pantai Ampenan Terkesan Kumuh

Mataram - Kondisi objek wisata Pantai Ampenan yang dikelola Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memprihatinkan karena sarana dan prasarana tidak terawat dengan baik.

Padahal anggaran yang dikucurkan pihak pemerintah daerah setempat untuk mengembangkan potensi wisata tersebut, mencapai angka miliaran rupiah. Bahkan anggaran itu tidak hanya pemerintah setempat melainkan juga dari Pemprov NTB.
Dari pantauan Antara, Sabtu, penataan lapak pedagang makanan dan minuman yang disediakan oleh pemerintah, terkesan kumuh dan banyak sampah.

Kemudian area taman juga, sampah berserakan sehingga mengganggu keindahan areal objek wisata tersebut.
Bangunan "baywatch" yang berbentuk panggung dengan sejumlah anak tangga dan konon menelan biaya ratusan juta, tidak terpelihara juga.

Termasuk pula pembangunan panggung permanen menjelang areal pantai, mengganggu keasriannya. Pembangunan panggung seni itu, terkesan dipaksakan dan tidak dibuat dengan benar.

"Saya menyayangkan saja kondisi ini, pengelolaannya tidak becus. Saya sendiri merasa kurang nyaman berlibur ke sini," kata Doni, wisatawan asal Jakarta.
Hal serupa dibenarkan oleh istri Doni, Sri, yang menyebutkan pemerintah setempat tidak memiliki nilai seni untuk menata Pantai Ampenan.

"Masa ada panggung permanen, dan buat apa juga ada baywatch, tokoh di pantai pengunjung tidak bisa berenang mengingat ombak di Pantai Ampenan besar," katanya.

Pantai Ampenan itu merupakan bagian dari Kota Tua yang memiliki sejarah panjang, bermula dari pembangunan pelabuhan oleh Pemerintah Kolonialisme Belanda pada tahun 1896 untuk mengatasi persaingan dagang dengan pelabuhan milik kerajaan di Bali.

Dari Pantai Ampenan ini, wisatawan bisa menikmati matahari terbenam bahkan kalau beruntung dengan cuaca cerah bisa melihat siluet Gunung Agung, Bali.

Pewarta : Ulfa

Editor : Bayu
Loading...

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.