Header Ads

  • Breaking News

    Kegiatan Penyusunan Naskah Soal USBN Pendidikan Agama Katolik

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin membuka secara resmi kegiatan Penyusunan Naskah Soal USBN Pendidikan Agama Katolik Kamis ( 7/2-2019 )

    Mataram - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin membuka secara resmi kegiatan Penyusunan Naskah Soal USBN Pendidikan Agama Katolik Kamis ( 7/2-2019 ) yang dilaksanakan di Hotel Jayakarta Senggigi.

    Kegiatan di hadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha H. Sirojudin, Kepala Bidang Bimas Hindu I Wayan Widra, Pembimas Budha Aryadi Satiawira, Pembimas Kristen Antonius H. Welhelmus L., Kegiatan penyusunan soal USBN ini berlangsung selama 3 ( tiga ) hari dari tanggal 7 Pebruari sampai dengan 9 Pebruari 2019 dengan peserta berjumlah 40 ( empat puluh ) orang

    Arahan dan sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin menyampaikan bahwa para peserta penyusunan soal USBN ini adalah orang-orang terpercaya dan berpengalaman sehingga soal-soal yang disusun merupakan soal yang berkualitas dan baik sesuai dengan kisi-kisi.

    Kakanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasruddin mengingatkan kepada para guru pembuat naskah soal untuk bersemangat dan meningkatkan kualitas soal, karena hal ini akan mencerminkan bahwa dalam pembuatan soal dilakukan dengan lebih teliti untuk menghindari kesalahan yang mengakibatkan kekeliruan maupun multi tafsir. Oleh karena itu  diharapkan sekali untuk sangat berhati-hati dalam melakukan penyusunan soal, selain itu H. Nasruddin juga menambahkan bahwa di dalam menyusun naskah soal harus berdasarkan kurikulum yang ada.

    Dalam kesempatan tersebut H. Nasruddin memberikan  apresiasinya kepada  guru-guru agama Katolik yang telah menguasai dan mampu untuk menyusun naskah soal sehingga tidak dikhawatirkan lagi kemampuannya. Hal ini dikarenakan para guru tersebut sudah profesional dan menguasai pedagogik, memiliki kepribadian dan keteladanan kepribadian sosial yang patut menjadi contoh anak didiknya.

    Sebelumnya laporan Ketua Panitia Egenius Siba dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan penyusunan naskah soal USBN Agama Katolik adalah untuk melengkapi kisi-kisi soal USBN pendidikan agama Katolik dari jenjang SD sampai dengan SMA/SMK dengan perbandingan kisi-kisi soal tersebut sejumlah 25% dari  pusat dan 75% dari daerah.

    Selanjutnya disampaikan pula bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah menyusun paket naskah soal utama dan paket soal susulan dengan kunci jawaban untuk mata pelajaran agama Katolik dari jenjang SD sampai dengan SMA/SMK, dengan berusaha meningkatkan kualitas naskah soal dan kemampuan guru agama Katolik dalam menyusun naskah soal agar semakin baik dan berkualitas.

    Lebih lanjut di katakan bahwa sistim pendidikan suatu bangsa harus menghantarkan manusianya untuk menggapai tiga kecerdasan yaitu kecerdasan IQ,EQ dan SQ.  Ketiga hal ini merupakan intisari dari Empat Pilar. Selain itu pendidikan juga harus tetap di update yaitu dengan   “Learning To Know,  Learning To Do, Learning To Be,  and, Learning To Live Together”. Untuk indikator pencapaian kecerdasan manusia dengan suatu metode pengukuran di laksanakan evaluasi atau ujian.

    Editor : Bayu adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad