Header Ads

  • Breaking News

    Kegiatan Penyusunan Soal USBN ini dibuka resmi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB

    30 orang Guru Agama Hindu berembuk dalam penyusunan soal USBN di Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK. Kegiatan Penyusunan Soal USBN ini dibuka resmi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat.

    Mataram - Melalui Pendidikan dalam menyiapan generasi berkualitas keberadaannya sangat strategis, 30 orang Guru Agama Hindu berembuk dalam penyusunan soal USBN di Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK. Kegiatan Penyusunan Soal USBN ini dibuka resmi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat.

    “Pendidikan memiliki peranan yang sangat strategis untuk menyiapkan generasi berkualitas, karena Pendidikan ini dijadikan sebagai institusi utama dalam upaya pembentukan Sumber Daya Manusia yang berkualitas yang melibatkan tenaga kependidikan, maka sangat diperlukan tenaga Kependidikan yang profesional sehingga dapat menghasilkan kualitas peserta didik yang bermutu” papar H. Nasruddin saat memberikan sambutan dan arahannya.

    H. Nasruddin orang nomer satu di Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat ini juga membuka secara resmi dilaksanakannya kegiatan Penyusunan Soal USBN di Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK di Hotel Lombok Plaza Cakranegara diikuti 30 Peserta yang terdiri dari unsur Guru Agama Hindu, perwakilan dari Forum KKG Pendidikan Agama Hindu Kabupaten/Kota dan dari unsur MGMP Pendidikan Agama Hindu se Provinsi Nusa Tenggara Barat.

    Mengingat pelaksanaan USBN yang tinggal beberapa bulan ini, maka dari jauh hari khususnya yang mengelola Pendidikan sudah mempersiapkan diri baik anak didik untuk mempersiapkan dalam menghadapi USBN, Guru dan termasuk mempersiapkan perangkat yang dibutuhkan, sesuai dengan tema yang diusung dalam kegiatan ini, yaitu “Melalui Penyusunan Soal USBN, Kita Tingkatkan Standarisasi Mutu Lulusan”.

    “Seorang Guru dikatakan profesional bilamana pada dirinya melekat sebuah komitmen terhadap mutu proses dan hasil kerja serta sikap dalam selalu memperbaiki dan memperbaharui tugas pendidikan dalam menyiapkan generasi penerus pada zaman kedepannya” tutur H. Nasruddin dalam arahannya, “Ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh para Guru berdasarkan Undang-undang Nomer : 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, yaitu Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi Profesional dan yang keempat adalah Kompetensi Sosial” tambahnya.

    Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara  Desak Ayu Witari dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah disamping untuk meningkatkan kompetensi Guru, juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, memahami dan mampu mengembangkan skil, mampu dalam menganalisis kemampuan peserta didik dan tersusunnya soal USBN Tahun 2019.

    Kegiatan ini akan diisi melalui pemaparan materi dan diskusi antara dari 5 Nara Sumber dengan peserta yang direncana akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 6 sampai dengan 8 Pebruari 2019, dimana kegiatan ini dibiayai dari anggaran DIPA Kementerian Agama Provinsi NTB Tahun Anggaran 2019.

    Editor : Bayu adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad