Header Ads

  • Breaking News

    kegiatan Penyusunan Soal USBN Pendidikan Agama Kristen yang dibuka resmi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB.


    Mataram - Penilaian yang merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan dapat mengetahui perkembangan dan tingkat pencapaian hasil pembelajaran. 21 orang Guru Agama Kristen PNS dan Non PNS menyatukan persepsi untuk menyusun soal USBN dalam kegiatan Penyusunan Soal USBN Pendidikan Agama Kristen yang dibuka resmi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB.

    “Penilaian adalah merupakan komponen penting dalam sistem pendidikan , karena dengan penilaian kita dapat mengetahui perkembangan dan tingkat pencapaian hasil dari pembelajaran yang dilaksanakan di Sekolah-sekolah” tutur Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB H. Nasruddin saat menyampaikan sambutan dan arahannya yang sekaligus membuka kegiatan penyusunan soal USBN ini dengan resmi.

    Untuk mengetahui secara akurat hasil dari pembelajaran khususnya pada bidang Pendidikan Agama Kristen, diperlukan tes yang bermutu baik, karena baik buruknya akan menentukan data yang dihasilkan akan menentukan kualitas berbagai keputusan dan kebijakan dalam pendidikan, “Sangat pentingnya kegiatan ini, diharapkan kepada para peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik hingga tuntas” papar H. Nasruddin didepan 21 Guru Agama Kristen dari Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se Provinsi Nusa Tenggara Barat, sehingga Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB melalui Pembimas Kristen menggelar kegiatan penyusunan soal USBN ini selama 3 hari dari tanggal 14 sampai dengan 16 Februari 2019 di Hotel Lombok Plaza Cakranegara.

    “Saya minta kepada para peserta dalam menyusun soal-soal USBN ini agar betul-betul cermat dan teliti, karena jika ada kesalahan dapat menjadikan permasalahan dibelakang hari nanti” harap H. Nasruddin dalam arahannya.

    Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara Antonius H Welhelmus dalam laporannya menyampaikan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Penyusunan Soal USBN Tingkat SD. SMP dan SMA/SMK ini selain untuk meningkatkan wawasan Guru PAK, juga bertujuan untuk meningkatkan daya kreatifitas Guru dan untuk dapat dijadikan momentum sharing pengalaman antar Guru PAK.

    Antonius juga melaporkan bahwa dalam kegiatan ini akan diisi oleh Nara Sumber baik dari Kanwil Kementerian Agama, LPMP Pengawas Guru Agama dan dari STTII secara pemaparan materi, diskusi dan pelaksanaan penyusunan soal USBN sesuai dengan tingkatan Sekolah, yang dibiayai dari DIPA Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB Tahun Anggaran 2019.

    Editor : Bayu adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad