Header Ads

  • Breaking News

    Pembinaan Kepada Penyuluh NON PNS oleh Kepala Bidang Bimas Hindu I Wayan Widra

    Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil kemenag Provinsi NTB menyerahkan SK Penyuluh Non PNS secara simbolis kepada dua orang wakil Penyuluh Non PNS yang berjumlah 70 ( tujuh puluh ) orang

    Mataram – Kepala Bidang Bimas Hindu Kanwil kemenag Provinsi NTB menyerahkan SK Penyuluh Non PNS secara simbolis kepada dua orang wakil Penyuluh Non PNS yang berjumlah 70 ( tujuh puluh ) orang dilaksanakan di Sidang Utama Kanwil Kemenag Prov NTB di hadiri seluruh Kepala Seksi Bidang Bimas Hindu.

    Arahan sekaligus pembinaan kepada penyuluh NON PNS oleh Kepala Bidang Bimas Hindu I Wayan Widra berharap kepada para penyuluh Non PNS untuk terus berkoordinasi dengan parisade di masing-masing Kabupaten/Kota dan pandai-pandai bergaul dengan ketua karama pure juga lebih berinten dengan parisade di masing-masing wilayah Kecamatan Kab/Kota termasuk penyelenggara Bimas Hindu.

    I Wayan Widra juga menegaskan kepada para penyuluh Non PNS terkait dengan laporan agar bersinergi dengan penyuluh PNS berpengalaman, karena penyuluh PNS tersebut pernah mendapat juara tingkat nasional, kedepan penyuluh Non PNS juga akan dilatih dan di adu untuk mengikuti kegiatan-kegiatan ke tingkat nasional antara lain lomba keluarga sukina, Utsawa Darma Gita ( UDG ), penyuluh Non PNS juga untuk berani bersaing dan tampil di depan untuk mendapatkan prestasi.

    Selanjutnya harus banyak menampilkan mentalitasnya dalam rangka untuk sinergi di masyarakat terutama semua acara keagamaan di masing-masing wilayah harus ada di tengah-tengah acara tersebur untuk lapor bulan sangat penting mendalami sesuai dengan tugas dan fungsinya sikap dan keterampilan dikuasai kreatifitas di kedepankan di tingkatkan status sebagai penyuluh Non PNS bersukur dibandingkan dengan kesejahteraan guru Non PNS atau tidak tetap ( PTT ).

    Penyuluh harus mengembangkan potensinya bangkitkan semangat mental berani berhadapan dengan apapun dan minta dukungan antara lain jambore pasraman UDG, Tingkat Kab/Kota Provinsi dan nasional penyuluh PNS dan NON PNS juga masuk even nasional terkait dengan even didukung.

    Lebih penting lagi harapannya tidak boleh patah semangat dalam melaksanakan tugasnya kegiatan apapun harus terlibat dalam kemasyrakatan melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai penyuluh garda di depan.

    Sementara Kepala Seksi Penyuluh Dewa Ketut Martayasa menyampaikan Penyuluh Non PNS sebagai garda terdepan ungkapnya penyuluh Non PNS berharap melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan dan ketentuannya penyuluh harus semangat tidak boleh lemah di tengah-tengah masyarakat dalam melaksanakan tugas diwilayah binaan membangun umat fungsi sebagai penyuluh melaksanakan tugas dengan baik dan ramah di tengah masyarakat.

    Penyuluh sebagai garda di depan program-program harus di fahami sebarkan informasinya, kemudian kegiatan-kegiatan keagamaan harus terlibat ini tugasnya penyuluh kedepan khusus penyulun Non PNS akan membuat program untuk membangun umat hindu melalui penyuluh berbahasa agama tugas dan fungsinya ada kewajiban satu kesatuan dan kesatuan tidak bisa terpisahkan antara hak dan kewajiban.

    Dalam melaksanakan tugas lebih kuat dan bermakna tugas utamanya di Kabupaten/Kota untuk membangun masyarakat Hindu di NTB tritunggal sewanan Kementerian Agama melalui Bimas Hindu tugas dan fungsinya membimbing masyarakat ada STHN Akademi Puja Mataram untuk mendala, lembaga tertinggi lembaga umat Hindu adalah parisade Hindu Dharma Indonesia ketiga ini sangat yakin Umat Hindu semakin bangkit dan mandiri, cerdas berdaya saing sesuai Moto NTB.

    Diakhir sambutannya mengingatkan para penyuluh Non PNS saat ini tahun politik agar berhati-hati sebagai penyuluh bernetralitas

    Editor : Bayu adjie

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad