Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Kamis, 04 April 2019

Jelang Pileg dan Pilpres, Kemenag NTB Tegaskan ASN Diminta Tetap Netral

Kakanwil Kemenag Provinsi NTB H Nasruddin S.Sos,M.Pd.l
Mataram - Kanwil Kemenag provinsi NTB melalui Kasubag informasi dan humas,Suherman mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kanwil Kemenag NTB wajib netral dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurut Kasubag informasi dan Humas ada sanksi berat jika ini dilanggar. 

“ASN jangan sampai terjebak dan harus tetap menjaga agar tidak terlibat politik praktis dalam mendukung salah satu kubu dan calon legislatif tertentu,sanksi tegas dari pemerintah jika dilanggar,” ucapnya pada Kamis, (4/4). 

Dijelaskan Kakanwil Kemenag NTB H Nasrudin S.Sos,M.Pd.I himbauan netralitas tersebut telah dikeluarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) sebelum Pilkada serentak 2018.

 "Berdasarkan Pasal 2 huruf f Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, bahwa setiap pegawai ASN tidak berpihak dari segala pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun," kata Nasruddin. 

Nasruddin juga mengutip ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS.

Kasubag Informasi dan   Humas Kanwil Kemenag NTB Suherman
"PNS dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis/berafiliasi dengan partai politik, termasuk dalam medsos yang saat ini sudah mulai berseliweran,mengarah memihak salah satu pasangan dan memungkinkan kita tergiring untuk terlibat didalamnya,” tuturnya. 

Nasruddin juga dalam waktu dekat akan segera melayangkan surat tentang netralitas ASN kepada seluruh ASN di Kementerian agama provinsi NTB. Meski begitu Nasruddin meyakini, ASN di Kanwil Kemenag NTB tidak akan terlibat politik praktis. 

Ini terbukti pada saat Pilkada serentak beberapa waktu lalu, dimana mereka tetap menjaga netralitas.“ASN kita sudah pengalaman dalam Pilkada kemarin, jadi harus dipertahankan hingga pelaksanaan Pileg dan Pilpres yang akan dilakukan 17 April 2019 mendatang,” tutupnya. 

Editor : Bayu
Loading...

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.