Header Ads

  • Breaking News

    Puasa, Pengunjung ke Gili Stabil

    Puluhan wisatawan menaiki kapal cepat di Gili Trawangan beberapa waktu lalu. Selama Ramadan kunjungan ke tiga gili di KLU relatif stabil, sekitar 800 wisatawan per harinya.
    Lombok Utara - Selama Ramadhan, kunjungan ke obyek wisata tiga gili (Trawangan, Meno, Air) relatif stabil. Meski dalam keadaan low season, tiga gili masih didatangi ratusan wisatawan per harinya.

    General Manager Hotel Wilson's Retreat Gili Trawangan Lalu Kusnawan mengungkapkan, kunjungan didominasi penumpang fastboat yang direct dari Bali. Termasuk juga dari Bangsal dan Teluk Nara. Namun angkanya sekitar dua persen dari total pengunjung.

    “Artinya kunjungan ke gili saat Ramadan tidak terdampak puasa,” katanya, kemarin (10/5).

    Kusnawan membandingkan suasana aktivitas Ramadhan di gili relatif sama dengan aktivitas wisatawan saat perayaan Nyepi di Bali. Saat Nyepi, hanya sebagian kecil wisatawan yang memilih berangkat dari Bali ke Lombok, NTT ataupun ke obyek wisata di provinsi lain. Sebab sebagian besar wisatawan memilih menikmati suasana Nyepi di Bali.

    Menurutnya warga di lingkungan di tiga gili masih cukup kuat memegang kearifan lokal. Warga setempat memiliki awik-awik yang mengatur berbagai sendi kehidupan. Seperti saat Ramadhan, pada siang hari, masyarakat tidak diperbolehkan berjualan makanan secara terbuka. Satu-satunya tempat menyediakan makanan yang tetap buka adalah restoran milik hotel. Sedangkan pada malam hari selama Ramadhan tidak diperbolehkan digelar love music party di semua tempat. Jenis musik yang diperbolehkan hanyalah musik pengantar makan.


    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad