Header Ads

  • Breaking News

    Humas Merupakan Corong dari Sebuah Lembaga atau Instansi

    Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si Kepala Kantor Kemenag Kota Denpasar saat memberikan materi di depan 30 peserta Diklat Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Bali, NTB dan NTT

    Mataram - Pemaparan materi yang disampaikan para narasumber pada Diklat Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Bali, NTB dan NTT terus berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat. Tiga puluh peserta Diklat Kehumasan dengan penuh ketekunan dan disiplin yang tinggi mengikuti jalannya kegiatan Diklat.

    Dihari kedua kegiatan Diklat Kehumasan adalah giliran Komang Sri Marheni, S.Ag, M.Si Kepala Kantor Kemenag Kota Denpasar untuk membangun Personal Goal Setting (PGS) – Mendukung Reputasi Organisasi” didepan 30 peserta Diklat Kehumasan Kementerian Agama Provinsi Bali, NTB dan NTT yang direncanakan akan berlangsung selama 6 (enam) hari dari tanggal 17 sampai dengan 22 Juni 2019 di Kampus II Balai Diklat Keagamaan Denpasar.

    “Untuk membangun citra Organisasi adalah merupakan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) secara keseluruhan, karena humas adalah merupakan corong dari sebuah Lembaga/Instansi tersebut” papar Komang Sri Marheni dalam penyampaian materinya, “Baik buruknya Organisasi secara keseluruhan,baik dari sisi produk, pelayanan dan administrasinya akan terlindungi dari pelaksanaan fungsi manajemen hubungan antara sebuah organisasi dengan seluruh publik (stakeholder)” tambah Ibu Komang.

    Membangun Personal Goal Setting (PGS) menurut Komang Sri Marheni selain untuk memahami tujuan Instansi, juga harus berpedoman kepada aturan yang mendasari, membuat target, rencana kerja, pahami kendala, selanjutnya melakukan kerja, melakukan perubahan, menciptakan inovasi, dan yang terakhir adalah menyajikan hasil kerja dan evaluasi.

    “Ada 2 (dua) peran ganda Humas Pemerintah, (1) Fungsi keluar dan (2) Fungsi Kedalam” lanjut disampaikan Komang Sri Marheni, dan yang dimaksudkan Fungsi Keluar adalah berupaya untuk memberikan informasi atau pesan sesuai dengan kebijaksanaan tujuan dari lembaga yang bersangkutan terhadap kepentingan masyarakat, sedangkan Fungsi ke dalam adalah pihak humas wajib menyerap aspirasi masyarakat yang diselaraskan dengan kepentingan , intonasi dan terpercayanya tujuan bersama.(*)

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad