Header Ads

  • Breaking News

    Kakanwil Kemenag NTB Tegaskan Guru Harus Menyesuaikan Diri Dengan Sistem Pendidikan

    Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Profesi Guru Agama Hindu Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se Provinsi NTB

    Mataram
    - Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Profesi Guru Agama Hindu Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK se Provinsi NTB. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan serupa satu bulan yang lalu.

    Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Profesi Guru Agama Hindu dari Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK yang pesertanya dari Kabupaten/Kota se Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dilaksanakan Bidang Hindu di Same Hotel Sayang-sayang Mataram (Rabu, 12-6-2019).

    Dilaksanakannya kegiatan ini dilatar belakangi dari tujuan sistem pendidikan nasional yang dilaksanakan Pemerintah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dengan yaitu untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

    “Mengingat kegiatan ini sangat penting, diharapkan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dari sejak dibukanya kegiatan ini sampai dengan berakhirnya nanti pada tanggal 14 Juni 2019”, ucap H. Nasruddin saat menyampaikan sambutan pada acara Pembukaan Kegiatan Peningkatan Profesi Guru Agama Hindu didepan 40 peserta kegiatan dan undangan lainnya.

    Berbicara tentang pendidikan ini tidak pernah habis-habisnya, lanjut H. Nasruddin, sepanjang dunia ini ada yang namanya pendidikan ini juga tetap berkembang dan tetap harus dijalankan, “Mari kita bangun pendidikan ini dengan baik agar betul-betul mencapai sasaran yang diinginkan, maka tidak ada kata lain kita selaku Guru tentunya harus menyesuaikan diri dengan sistem pendidikan yang ada”, tegas H. Nasruddin.

    Sebelumnya Ketua Panitia Penyelenggara Desak Ayu Witari Dewi dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 40 (empat puluh) peserta yang terdiri dari Guru Agama Hindu Tingkat SD, SMP dan SMA/SMK utusan dari Kabupaten Kota se Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari dari tanggal 12 sampai dengan 14 Juni 2019 yang kegiatannya difokuskan di Same Hotel Sayang-sayang Mataram.

    Menurut Desak Ayu Witari Dewi, kegiatan ini akan dilaksanakan dengan sistem pemaparan materi oleh 5 (lima) narasumber dari Dirjen Kemenag RI, Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Lembaga Kepribadian Compass Training Academy, Dikbud Provinsi NTB dan IKIP Mataram, dan diskusi antara narasumber dengan Peserta.(*)

    Editor : Bayu

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad